Home » » Turunkan Bendera GAM, Tangan Kapolsek Madat ditebas

Turunkan Bendera GAM, Tangan Kapolsek Madat ditebas

Rabu, 11 Agustus 2010

ACEH- Iptu M Hasyem Ibrahim (48) kapolsek Madat, Aceh Timur dibacok oleh Rusli B (30) gara gara akan menurunkan bendera GAM. Rusli seorang pemuda yang diduga kurang waras tersebut tiba tiba membacok menggunakan parang panjang mengenai kelingking kapolsek hingga lengan kiri dan kelingking tangan kanan nyarus putus.

Peristiwa itu terjadi, Senin (9/8/2010) saat Hasyem melintas di sebuah jembatan yang menguhubungkan Desa Lueng Sa dan Matang Guru. Kapolsek saat itu hendak meminta agar Rusli segera menurunkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang terpasang sejak 3 hari lalu di pekarangan rumah ibunya. Tiba-tiba, Rusli yang menyembunyikan parang di punggungnya langsung membacok Kapolsek yang mendekatinya begitu turun dari mobil dinas.

Hasyem langsung dilarikan ke Puskesmas Pantonlabu, Aceh Utara. Namun, karena tidak sanggup ditangani dokter setempat maka, korban diboyong ke Rumah Sakit PMI Lhokseumawe. Setelah mendapat perawatan sementara, korban dirujuk ke Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe untuk dioperasi.

Kejadian ini bermula ketika Kapolsek Iptu M Hasyem menerima informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang mengibarkan tiga lembar bendera GAM di Desa Pante Bayam, kecamatan yang sama. Pengibar bendera bulan bintang bergaris putih hitam itu dipastikan Rusli Basyah, warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

"Saat itu kami mau melihat dan ingin menurunkan bendera GAM yang dia kibarkan. Ketika sampai di jembatan Desa Lueng Sa, pelaku ternyata sudah menunggu sambil menyembunyikan parang di belakang punggungnya. Begitu saya turun dari mobil, langsung dibacoknya," ujar Kapolsek terbaring di rumah sakit.

Saat bacokan pertama, Kapolsek berhasil menangkis sehingga jari kelingking tangan kirinya putus. Tersangka membacok lagi dan mengenai lengan kiri Kapolsek. "Saat pembacokan kedua, langsung saya tarik pistol dan menembak ke atas. Saya juga perintahkan anggota saya untuk menembak pelaku. Saat dia hendak membacok lagi, barulah saya tembak kakinya. Selain itu, satu peluru anggota saya mengenai pinggang pelaku," sebut Kapolsek. (*/tribun)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih