SRAGEN - Kalangan perajin mebel di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, siap menandingi produk China dan Vietnam di pasar mebel dunia, kata Manajer Zona Industri Meubel Kalijambe Agus Riyanto, Minggu (8/8/2010).
"Selama ini hasil produksi mebel dari China dan Vietnam menjadi barometer industri mebel dunia," kata Agus Riyanto.
Padahal, dia mengklaim, banyak dari kalangan industri meubel China dan Vietnam yang mengadopsi desain mebel khas Sragen yang menonjolkan adanya bentuk burung. "Adanya desain mebel khas Sragen yang diadopsi oleh China dan Vietnam menunjukkan bahwa mebel buatan Sragen sangat diminati," kata dia.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang yang besar untuk mengembangkan ekspor mebel produksi perajin di Sragen ke pasar global. "Selama ini meubel buatan Sragen diekspor ke sejumlah negara di Eropa, Timur Tengah, dan Amerika. Untuk ke depannya, kami akan mengembangkan ekspor ke Asia Timur dan Afrika," kata dia.
Untuk pasar di kawasan Eropa, lanjutnya, memiliki peluang paling besar bagi kalangan industri mebel Sragen. "Setiap tiga bulan sekali atau pergantian musim di Eropa, banyak dari masyarakat setempat yang mengganti perabot mebel mereka," kata Agus.
Peluang itulah, lanjut dia, yang pihaknya tangkap sebagai peluang untuk menyaingi ekspor mebel China dan Vietnam. "Sejak 2009 jumlah mebel Sragen yang diekspor stabil pada 25 kontainer. Jumlah tersebut lebih baik pada 2008 dan tahun-tahun sebelumnya yang berkisar pada 20 kontainer," kata dia.
Melihat peluang baru yang ada saat ini, kata Agus Riyanto, pihaknya optimistis mampu meningkatkan jumlah ekspor mebel produksi perajin Sragen. Senada dengan itu, Ketua Paguyuban Perajin Meubel Kalijambe, Kardi mengatakan, pihaknya optimistis mampu menyaingi kalangan industri mebel dari China dan Vietnam.
"Salah satu peluang yang dinilai dapat dimaksimalkan adalah mebel rakyat produksi kami yang dibuat untuk segmentasi masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah," kata dia.
Untuk mebel jenis tersebut, kata dia, akan diarahkan untuk diekspor ke negara-negara di kawasan Afrika. "Selain melayani pasar lokal di sejumlah kota, seperti Denpasar, Bandung, Surabaya, serta Semarang, 1.600 perajin yang ada di zona industri meubel ini telah siap mengembangkan kualitas dan kuantitas produksi mereka untuk ekspor ke pasar global," kata Kardi.
(kompas)
Home » Daerah » Produk Mebel Asal Sragen Siap ke Pasar Global
Produk Mebel Asal Sragen Siap ke Pasar Global
Minggu, 08 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda