MADIUN - Jumlah rumah tangga sangat miskin (RTSM) di Kabupaten Madiun masih cukup tinggi. Ini setidaknya terlihat dari gelontoran dana program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp 2,134 miliar. Bantuan uang tunai itu bisa dicairkan tiap tiga bulan. RTSM yang berhak mendapat bantuan sebanyak 8.499 yang berdomisili di 130 desa dalam 10 wilayah kecamatan.
Untuk menekan jumlah RTSM, Pemkab Madiun akhirnya menyarankan agar sebagian dana bantuan program keluarga harapan itu digunakan membuka usaha. Ini untuk membantu meningkatkan penghasilan warga penerimanya.
''Dari pemerintah pusat juga mengharapkan terciptanya Kube (kelompok usaha bersama) dari penerima PKH dan ini Sucipto mengungkapkan hal tersebut usai penyerahan simbolis bantuan PKH oleh bupati Muhtarom di Balai Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo.
Kube yang dijalankan, kata Tjipto, bisa beragam. Di antaranya, warung sembako yang bisa memenuhi kebutuhan anggota dan warga lainnya. ''Nantinya akan bisa menambah penghasilan warga,'' tambahnya.
Menurut Tjipto, teknis pengelolaan dana PKH dapat ditentukan dalam musyawarah antar anggota. Mulai besaran modal yang dibutuhkan hingga model pembagian keuntungan. Dalam pembentukan dan pengelolaan Kube, kata dia, akan dibantu petugas pendamping PKH di masing-masing desa. Saat ini, sudah ada beberapa Kube yang terbentuk.
''Saya berharap usaha yang dijalankan rumah tangga sasaran semakin berkembang. Kubenya juga semakin bertambah,'' terang dia.
Sementara itu, pencairan dana PKH tahap kedua, dilangsungkan 9-10 Agustus. Para RTSM mengambil bantuan itu ke kantor pos di tiap-tiap kecamatan. Jumlah penerima PKH setiap tahap selalu berubah. (fik/hw/rdm)
Home » Lokal Madiun » Pencairan Tahap II PKH Kabupaten Madiun di Laksanakan
Pencairan Tahap II PKH Kabupaten Madiun di Laksanakan
Rabu, 11 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda