Padalarang - Langkah Marzuki Alie melenggang ke bursa Ketua Umum Partai Demokrat terancam pupus karena syarat pencalonan. Kendati demikian, ia siap berbesar hati mundur dari ajang pemilihan.
"Kalau memang nggak boleh, saya tidak akan ngotot," ungkap kandidat ketum Marzuki Alie Marzuki Alie di sela rapat pleno di Komplek Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/5).
Sebelumnya, Ketua DPR ini mengutarakan ketidaksepahamannya tentang konsep perencanaan AD/ART partai yang menyebutkan syarat calon ketua umum tidak boleh memegang jabatan di legislatif, yudikatyif, dan eksekutif. Ia menilai, ada pihak yang sengaja menjegalnya maju ke kursi ketua umum yang menurut jadwal berlangsung Minggu, 23 Mei.
"Semuanya kepentingan pribadi, saya tidak. Bagi saya jabatan amanah yang penting tawakal saja. Serahkan dengan Tuhan setelah kita usaha, dzalim hanya Tuhan yang bisa membalas," paparnya pasrah.
Meski usulan ini datang dari Stering Comittee (SC), Marzuki tak mau menunjuk hidung orang yang memelopori gagasan tersebut. "Nanti kalau deadlock pasti saya disalahi, pasukan saya bukan karena duit, tapi militan karena semangat membesarkan Demokrat," imbuhnya.
Ia berpendapat, [emilihan ketua umum sebelu, penyusunan AD/ART. Ini agar ketua umum dapat mengimplementasikan pemikirannya.
"Saat ini yang terjadi semua dalam penyusunan AD/ART hanya fokus masalah ketum, sementara program visi misi jadi tidak fokus," kata Marzuki.
Adalah rasional apabila mempercepat pemilihan ketua umum. "Agenda ketum dipangkal bukan diujung. Ada rencana menghalakan segala cara. Ini ada upaya menjadikan yang normatif menjadi tidak normatif dan menjadikan yang tidak normatif menjadi normatif. Seperti Ketua DPR, normanya adalah ketua umum partai,t api dibuat menjadi tidak normatif," tukasnya. [jib/inilah.com]
Home » Politik » Terganjal Syarat Pencalonan, Marzuki Siap Mundur
Terganjal Syarat Pencalonan, Marzuki Siap Mundur
Sabtu, 22 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda