Home » » Nuklir Iran, Penjualan Rudal Jalan Terus

Nuklir Iran, Penjualan Rudal Jalan Terus

Sabtu, 22 Mei 2010

Moskwa - Seorang senator penting Rusia, Jumat (21/5), mengatakan sanksi-sanksi PBB yang diusulkan terhadap Iran tidak mempengaruhi pejualan rudal-rudal S-300 Rusia ke Iran.

Ditanya apakah sanksi-sanksi baru yang mungkin dikenakan terhadap Iran dapat mencegah pejualan rudal-rudal darat ke udara S-300 kepada Iran? Mikhail Margelov, ketua Komite Urusan Luar Negeri di Dewan Federasi, majelis tinggi parlemen, sebagaimana dilaporkan kantor berita Interfax, menjawab, "Sejauh menyangkut kepentingan ekonomi Rusia, rancangan resolusi itu tidak menghambat kontrak-kontrak sekarang antara Rusia dan Iran."

"Kami perlu mengingatkan kembali bahwa Rusia adalah penjual yang bertanggung jawab atas setiap produknya di pasar luar negeri dan kami tidak ingin militarisasi Timur Tengah," tambahnya.

Moskowa sudah menyetujui penjualan rudal-rudal dengan Teheran tetapi pengirimannya ditunda akibat tekanan Barat. Para diplomat Barat mengatakan kepada AFP, sanksi-sanksi yang diusulkan PBB terhadap program nuklir Iran tidak akan menghambat penjualan rudal-rudal Rusia kepada Teheran. Para diplomat mengatakan, naskah sanksi-sanksi baru, yang bertujuan untuk memaksa Iran melepaskan kegiatan-kegiatan nuklir yang Barat khawatirkan bertujuan untuk membuat bom atom, disetujui sebagian besar negara-negara penting dunia.

Seorang senator lainnya, Viktor Ozerov memperingatkan, Rusia akan menolak rancangan resolusi itu jika menggangu kepentingannya. "Jika naskah resolusi itu secara sepihak menggangu kepentingan Rusia, maka sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Rusia akan memvetonya," lapor Interfax yang mengutip Ozerov, ketua komite pertahanan Dewan Federasi itu.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan, naskah satu perjanjian yang disepakati Turki dan Brasil bagi Republik Islam Iran untuk menukarkan separuh dari uraniumnya yang diperkaya dalam kadar rendah dengan bahan bakar nuklir di Turki dalam usaha mengelakkan sanksi-sanski babak baru, telah diklarifikasi. "Ada hal-hal yang tidak jelas dalam deklarasi ini, kami akan mengklarifikasi itu," kata Lavrov dalam wawancara dengan saluran televisi Italia RAI-1 yang disiarkan, Jumat.

(kompas.com)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih