Mojokerto - Sebanyak 70 orang diamankan polisi pascaaksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (21/5/2010). Dalam peristiwa tersebut, massa pengunjuk rasa membakar dan merusak 27 mobil yang diparkir di halaman gedung. Sebagian besar adalah mobil berplat merah.
Informasi yang dihimpun Kompas di lapangan, Jumat, sekitar seratusan massa datang berunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 09.00 saat para calon bupati menyampaikan paparan visi dan misi mereka di dalam gedung. Mereka diduga merupakan massa pendukung salah seorang calon bupati yang tidak lolos seleksi.
Massa mendesak masuk ke dalam gedung. Barisan polisi yang berdiri di depan pagar tidak mampu menghalangi desakan massa yang terus merangsek. Sempat terjadi baku pukul antara polisi dan pengunjuk rasa. Massa akhirnya berhasil membuka blokade, merusak pagar gedung, masuk ke dalam, melempari Gedung DPRD, merusak mobil dan membakar mobil. Saat ini Gedung DPRD masih dijaga ketat oleh kepolisian.
Mobil Wakil Walikota Ikut Hangus
Mobil Dinas Wakil Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus ikut terbakar dalam aksi anarkis di halaman Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Mobil Honda Accord berwarna hitam tersebut hangus terbakar.
Diduga, mobil itu dilempar bom molotov. Mas'ud datang ke Gedung DPRD sebagai undangan menyaksikan pemaparan visi dan misi calon bupati.
Informasi yang dihimpun Kompas di lapangan, Jumat, seratusan massa yang diduga merupakan massa pendukung salah satu calon bupati yang tidak lolos seleksi KPU membakar dan merusak 27 mobil di halaman Gedung DPRD. Sebagian mobil yang dirusak adalah mobil berplat merah.
Saat ini polisi telah mengamankan 70 orang untuk dimintai keterangan terkait kerusuhan tersebut.
(kompas.com)
Home » News Update » Rusuh di DPRD Mojokerto, 70 Orang Diamankan Polisi
Rusuh di DPRD Mojokerto, 70 Orang Diamankan Polisi
Jumat, 21 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda