PONOROGO - Tim penyidik Polres Ponorogo menemukan fakta baru terkait tewasnya dua purel di kafe Maharani (bukan HBI seperti diberitakan sebelumnya, Red.). Berdasar hasil olah kejadian perkara di tempat hiburan malam di Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, aparat menemukan botol minuman keras (miras) jenis Vodka. Botol tersebut disimpan dalam jok sofa ruang 10 dan 11 tempat para purel menemani tamu mereka. ''Saksi, salah satu karyawan kafe, miras yang diminum korban berupa oplosan bir dan vodka itu,'' terang Kapolres AKBP Lakoni Wiranegera melalui Kasat Reskrim AKP Suhono kemarin (25/5).
Selain menemukan botol bekas itu, aparat juga menyita enam dus Vodka di warung depan kafe. Vodka sengaja disiapkan pemilik warung untuk menyuplai peminum di kafe Maharani itu. ''Semua miras yang masih utuh maupun sudah terpakai kami sita untuk barang bukti,'' kata Suhono.
Temuan tim penyidik itu sejalan dengan hasil otopsi tim medis RSUD dr Harjono Ponorog. Di mana, tim menemukan ada busa di mulut para korban karena kandungan alkohol yang cukup tinggi atau over dosis. Untuk memperkuat hasil otopsi itu, Suhono mengirim sampel urin dan cairan muntahan korban ke tim Labfor Polda Jatim. ''Sampel sudah kami kirim dan saat ini masih menunggu hasilnya,'' jelasnya.
Suhono mengatakan hingga kemarin telah memintai keterangan 14 saksi. Mereka terdiri dari purel kafe Maharani, pengelola dan sejumlah staf yang pada hari itu berjaga di kafe. ''Semuanya masih berstatus saksi dan kami kenakan wajib lapor,'' tegasnya.
Meski sudah ada titik terang penyebab kematian dua purel itu, Suhono belum menemukan identitas tamu yang mengajak korban pesta miras. Sebab pihak kafe tidak memiliki daftar nama dan alamat pengunjung. Data yang dimiliki kafe hanya tamu mulai masuk sekitar pukul 15.00 hingga 24.00 di runag 10 dan 11. ''Kami juga sedang mencari identitas tamu yang dilayani korban malam itu,'' pungkasnya.(dhy/sad/rdm)
Home » Lokal Madiun » Penyidik Menemukan Fakta Baru Miras Oplosan
Penyidik Menemukan Fakta Baru Miras Oplosan
Rabu, 26 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda