Home » » Pelumas Seks Tingkatkan Risiko Infeksi HIV

Pelumas Seks Tingkatkan Risiko Infeksi HIV

Kamis, 27 Mei 2010

LIRAblog - Penggunaan pelumas (lubrikan) dalam hubungan seks lewat anal tanpa kondom akan meningkatkan risiko penularan HIV, baik pada pria atau wanita.

Kecemasan pada kemungkinan terjadinya penularan itu mencuat dari hasil dua studi. Selain itu risiko infeksi HIV memang lebih tinggi bila infeksi sudah terjadi pada lapisan rektum pada orang yang menerima hubungan lewat anal tersebut.

Pada studi pertama yang dilakukan antara tahun 2006-2008, para peneliti mengamati 900 pria dan wanita yang menggunakan pemulas. Ternyata mereka beresiko tiga kali lebih besar untuk tertular penyakit seksual lewat anal.

Walaupun jenis lubrikan yang dipakai secara spesifik tidak berpengaruh, namun mayoritas responden mengatakan mereka menggunakan lubrikan berbahan dasar air (76 persen), sementara itu 28 persen menggunakan lubrikan berbahan silikon, dan 17 persen berbahan minyak.

Pada studi kedua, para peneliti dari Universitas Pittsburgh meneliti lima jenis lubrikan yang paling populer di pasaran berdasarkan survei terhadap 9000 pria dan wanita di 100 negara. Seluruh lubrikan yang populer adalah yang berbahan dasar air, kecuali satu jenis yang berbahan silikon.

Para peneliti tidak menguji efek lubrikan ketika dipakai dalam hubungan seks secara nyata, namun diteliti di laboratorium. Ternyata, beberapa jenis lubrikan memiliki efek toksik pada sel dan jaringan di anal. Diduga hal ini karena kandungan garam dan gula yang terdapat di produk lubrikan.

"Kita memang tidak bisa menarik kesimpulan dari penelitian yang sifatnya kecil. Masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui apakah lubrikan memang berpotensi menjadi penular HIV," kata peneliti.

Menurut data di Amerika, 90 persen pasangan homoseksual melakukan hubungan seks lewat anal. Sementara pada pasangan heteroksesual (pria dan wanita) 10-35 persennya paling tidak pernah melakukan seks anal satu kali. Lubrikan merupakan pendukung hubungan seks anal yang dianggap penting, sedangkan kondom tidak.

(kompas.com)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih