Denpasar - Pesta minuman keras (miras) oplosan yang digelar sejumlah pemuda di berbagai wilayah di Bali pada perayaan Kuningan lalu terus memakan korban.
Sampai hari ini, sudah enam (6) orang tewas karena diindikasi keracunan methanol yang terkandung di dalam arak. Setelah korban pertama asal Tabanan Nyoman Gede Budiarta (23) meninggal hari Minggu (23/05/2010) lalu, dua hari terakhir lima orang lagi nyawanya tak tertolong. Mereka adalah Anton (25) dan Risky (18), Made Sudarsana (30), dan Aan Sudarta (45). Keempatnya asal Denpasar. Yang terakhir dan meninggal dini hari tadi di RSUP Sanglah Denpasar adalah I Nyoman Sapta asal Mengwi.
"Dari gejala klinis mengarah ke methanol. Gejala setelah 24 jam berupa meningkatnya kadar asam darah," ujar Kepala Instalansi Forensik RSUP Sanglah Denpasar Ida Bagus Putu Alit. "Kemungkinan besar methanol terkandung di dalam arak," tambahnya.
Rata-rata korban meninggal keracunan methanol ini mengalami gejala pusing, mual, mata kabur, hingga pingsan sehari setelah minum arak yang dioplos dengan berbagai produk minuman.
(kompas.com)
Home » Hukum dan Kriminal » Korban Miras Oplosan Capai 6 Orang
Korban Miras Oplosan Capai 6 Orang
Selasa, 25 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda