NGAWI - Kondisi jalan raya antar kecamatan di sebagian kawasan Ngawi memprihatinkan. Pada beberapa titik berlubang dan permukaan tidak merata. Bahkan, kerusakan infrastruktur transportasi itu tak jarang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Jalur yang menghubungkan Kecamatan Kasreman-Kwadungan salah satunya. Jalan sepanjang lima kilometer itu mengalami kerusakan parah. Permukaan aspal banyak yang sudah mengelupas. Akibatnya, menimbulkan lubang dengan kedalaman hingga 20 sentimeter. ''Sudah dua tahun terakhir tidak ada perawatan atau perbaikan sama sekali,'' terang Sudir, salah seorang warga Desa/Kecamatan Kasreman.
Untuk menghindari kerusakan yang semakin parah, kata dia, warga hanya menambalnya dengan tanah liat dan batuan kecil. Sayanngnya, upaya itu seakan sia-sia. Sebab, hanya beberapa saat, kondisi jalan kembali seperti semula. Maklum saja, jalan yang juga menghubungkan antarkabupaten itu kerap dilintasi kendaraan bermuatan berat. ''Paling hanya bertahan tiga hari. Jadi, kami sudah lelah memperbaikinya terus,'' tuturnya.
Kerusakan jalan, lanjut dia, juga diperparah oleh gerusan air hujan. Mengingat, parit yang berada di kanan dan kiri lebih tinggi ketimbang permukaan badan jalan. Praktis bila hujan deras, air meluber dan mengikis aspal. ''Airnya kadang mengalir deras. Itulah yang membuat permukaan aspal mengelupas,'' tandasnya.
Tambah dia, warga sebenarnya sudah melaporkan kerusakan jalan itu kepada pihak terkait. Namun, belum ada tanggapan sama sekali. Hal itu yang membuat warga putus asa. ''Bagaimana lagi, sudah melayangkan surat pemberitahuan, tapi belum ada konfirmasi balik. Sering terjadi kecelakaan, itu yang membuat warga juga ketakutan,'' ungkapnya. (dip/isd/rdm)
Home » Lokal Madiun » Jalan Kasreman-Kwadungan Memprihatinkan
Jalan Kasreman-Kwadungan Memprihatinkan
Senin, 24 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda