Home » » Belanja Daerah Lebih Besar dari Pusat

Belanja Daerah Lebih Besar dari Pusat

Rabu, 26 Mei 2010

Jakarta - Kementerian Keuangan menegaskan alokasi anggaran belanja daerah di tahun anggaran 2010 justru lebih besar daripada anggaran belanja di pusat. Pasalnya, jumlah anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah ke daerah terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati dalam keterangan pers.

Dalam komposisi belanja negara, Ani mengatakan transfer ke daerah memang hanya tercatat Rp 344,5 triliun. Namun, jika melihat detil komposisi belanja negara, anggaran belanja daerah sesungguhnya jauh lebih besar, yaitu mencapai Rp 693 triliun atau sekitar 61,54 persen dari total belanja.

"Kenapa? Karena transfer daerah Rp 344,5 triliun itu ditambah belanja kementerian/lembaga yang untuk ke daerah," katanya.

Anggaran itu diwujudkan dalam banyak program, di antaranya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, bantuan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialokasikan melalui anggaran belanja kementerian/lembaga.

Dengan upaya ini, maka Anny menekankan bahwa komposisi belanja negara sudah banyak dialokasikan ke daerah. Anny mencontohkan pula pihaknya mendorong tambahan anggaran pendidikan dalam APBN-P digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah, selain untuk remunerasi.

Hanya saja, Anny menekankan perlunya peningkatan efisiensi belanja daerah. Anny juga mengharapkan peran media dan legislatif untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaannya. "Jadi kalau dikatakan seolah-olah pembiayaan negara tidak sejalan dengan desentralisasi, tidak, karena hampir sebagian besar sudah untuk daerah, meski tak langsung melalui alokasi transfer," ungkapnya.

Apalagi, menurut Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Mardiasmo, dalam APBN-P 2010, tambahan anggaran belanja untuk daerah mencapai Rp 22 triliun. Sementara itu, Anny menambahkan hingga saat ini, eksekusi alokasi belanja daerah sudah mencapai 33 persen.

(kompas.com)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih