JAKARTA - Kenaikan ambang batas parlemen sebesar lima persen mengancam keberlangsungan partai politik berbasis Islam. Alasannya, partai-partai menengah yang saat ini bertahan di Pemilu 2009 adalah produk penerapan ambang batas parlemen 2,5 persen.
"Penerapan parliament treshold yang tinggi akan membunuh partai politik Islam, dan partai tengah," kata Viva Yoga Mauladi, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (6/8/2010).
Bukan hanya itu, menurut Viva, peningkatan ambang batas juga mengurangi suara sah sebesar 32 persen. Suara sah yang hilang ini justru menurunkan kualitas Demokrasi.
"Sebaiknya penerapan parliament treshold jangan membunuh demokrasi," tutur Viva.
Viva menjelaskan, untuk mendukung sistem presidensiil, penyerderhanaan partai tidak mutlak dibutuhkan. Yang dibutuhkan adalah sistem kepartaian yag efektif, dan stabilitas.
"Jadi pada pemerintahan yang dibutuhkan hanya dua kelompok, yakni front pemerintah dan oposisi," paparnya.
(tribun)
Home » Politik » Partai Islam Terancam Posisinya
Partai Islam Terancam Posisinya
Jumat, 06 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda