JAKARTA - Pengamat terorisme menduga kelompok yang ditangkap di Bandung bukan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) melainkan Tanzim Qaedat al-Jihad (TQJ) yang justru pernah mau membunuh Baasyir
"Yang ditangkap di Bandung itu Tanzim Qaedat al-Jihad. Nama kelompok ini diberikan langsung oleh Osama Bin Laden setelah Jamaah Islamiah hancur karena pentolannya ditangkap atau mati," ujar pengamat terorisme Al Chaidar seraya menambahkan Jamaah Ansharut Tauhid tidak memiliki potensi untuk membuat teror, selain juga karena pimpinannya, Abu Bakar Baasyir, sudah lama meninggalkan cara-cara kekerasan atau teror dalam perjuangan mereka.
Menurut Al Chaedar, posisi Abu Bakar Baasyir saat ini sudah di luar lingkaran kelompok-kelompok radikal yang memakai cara teror. "Ustad Abu sejak 2006 sudah ditinggalkan teman-temannya di Jamaah Islamiyah yang keras."
Abu Bakar Baasyir ditinggalkan oleh kawan-kawan maupun anak buahnya karena dianggap sudah lemah dan dalam beberapa pernyataan malah mengkritik tindakan teror dalam berjihad. Karena itu, sebagian dari kelompok ini malah marah kepada Abu Bakar Baasyir.
"Ustad Abu bahkan pernah diancam mau dibom oleh bekas anak buahnya jika dia menerima undangan berbicara di sebuah pertemuan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia, red) di Senayan beberapa waktu lalu," ungkap Al Chaedar yang menulis buku: Negara Islam Indonesia, antara Fitnah dan Realitas.
Karena itu Al Chaider, yang mengaku sudah melihat video pelatihan militer terorisme di Aceh, tidak yakin Abu Bakar Baasyir terlibat secara langsung dengan apa yang direncanakan kelompok Bandung.(ram/inilah)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda