Solo - Sebelum tutup usia, Gesang Martohartono sempat menyanyikan legendaris ciptaannya, 'Bengawan Solo'. Kondisi kesehatannya memang tidak stabil selama beberapa hari terakhir.
"Tadi pagi sekitar jam 10.00 nyanyi Bengawan Solo dan Jembatan Merah sampai rampung," kata Yuniarti keponakan Gesang yang selalu setia mendampingi. Delapan jam kemudian, pukul 18.10, Gesang menghembuskan napas terakhir.
Selain menyanyi dua lagu keroncong itu, Gesang juga masih dapat berkomunikasi dengan keluarganya. Gesang beberapa kali meminta pulang ke rumahnya di kawasan Kemlayan, Solo. Gesang merasa tak betah berada di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Sekitar empat jam setelah menyelesaikan nyanyian 'Bengawan Solo', kondisi Gesang kembali memburuk. Ia dinyatakan kritis pada pukul 14.00. Meski sempat stabil, kondisinya kritis lagi pada pukul 17.30.
Hingga kini, jenazah Gesang masih berada di Rumah Sakit PKU Muhammadiyan. Keluarga akan membawanya ke rumah duka setelah proses pemandian selesai. "Kemungkinan akan dimakamkan besok di pemakaman Pracimaloyo Solo," kata keponakan Gesang, Hasanudin Santoso, Kamis, 20 Mei 2010. (pet/vivanews)
Home » News Update » Menjelang Wafat, Gesang Empat Nyanyi Bengawan Solo
Menjelang Wafat, Gesang Empat Nyanyi Bengawan Solo
Kamis, 20 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda