Jakarta - Peneliti yang melakukan penggalian kompleks kuil istana Dinasti Shang berusia 3300 tahun di kota kuno Huanbei menemukan manusia-manusia yang menjadi korban dalam jumlah besar.
Professor Zhichun Jing dari University of British Columbia bekerja sama dengan kolega China menggali dan mempelajari Huanbei. Kompleks istana-kuil ini merupakan pusat dari Huanbei dan memiliki populasi setidaknya 10 ribu orang.
Komplek itu sendiri digunakan tidak hanya sebagai kuil tetapi juga istana, terdiri dari setidaknya enam bangunan. Di bangunan paling besar (terbesar yang pernah ditemukan di China) ada beberapa bukti lubang pengorbanan berdasarkan beberapa temuan tulang.
Lapisan merah melapisi gedung ini dan tim menyimpulkan bahwa seluruh kota telah hancur karena satu kebakaran. Sisa dari tubuh atau beberapa bukti dari perang menunjukkan bahwa kota telah dibakar oleh pemimpin mereka sendiri dan bukan oleh pendatang. Teori itu didukung fakta adanya beberapa contoh tembikar, permata dan perhiasan ditemukan di situs tersebut.
Jing menunjukkan penduduk tampak mengambil seluruh barang sebelum meninggalkan kota. Setelah ditinggalkan, muncul kota lain Yinxu, yang ditemukan di sisi lain sungai.
Namun, penduduk meninggalkan gedung tersebut dengan sejumlah besar manusia yang menjadi korban. Pengorbanan manusia merupakan hal yang tidak biasa selama Dinasti Shang, dan sebagian besar bangunan di periode ini terdapat manusia yang menjadi korban.
Professor Jing menjelaskan bahwa butuh analisis ilmiah yang lebih jauh untuk menyelesaikan kumpulan tubuh itu. Namun dari potongan tulang yang ditemukan di situs Shang lain menunjukkan korban merupakan tawanan dari perang.[ito/inilah.com]
Home » Internasional » Dinasti Shang, Pengorbanan Manusia di China
Dinasti Shang, Pengorbanan Manusia di China
Kamis, 20 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda