Home » » Bos BI Ragukan Koleganya Disuap Pelacur

Bos BI Ragukan Koleganya Disuap Pelacur

Kamis, 27 Mei 2010

Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi meragukan kebenaran informasi tentang koleganya sesama pejabat BI yang bukan hanya menerima suap 1,3 juta dollar AS (sekitar Rp 12 miliar) dari Bank Sentral Australia, tetapi juga disodori layanan pelacur.

Isu suap uang plus layanan berahi itu dalam rangka memuluskan proyek pengadaan uang pecahan Rp 100.000 (polimer) pada 1999 di Bank Sentral Australia.

"Ini belum tentu benar. Kalau ini benar-benar terjadi, dan mudah-mudahan jangan sampai terjadi. Sebab, itu doa kita maka kami tentu akan ada tindak lanjut dari itu," kata Budi Rochadi dalam konferensi pers di Gedung BI Jakarta, Kamis (27/5/2010).

Budi lantas buru-buru bicara soal lain bahwa yang penting sekarang kerja sama dengan Australia itu sudah dihentikan. "Tidak ada lagi kerja sama dengan RBA," kata Budi.

Budi bahkan membela proses di balik pengadaan uang pecahan Rp 100.000 pada 1999 lalu itu. "Melalui prosedur dan sudah diperiksa secara rutin oleh Direktorat Audit Internal beberapa waktu lalu, dan tidak ada penyimpangan," klaimnya.

Skandal suap ini bermula dari pengakuan seorang saksi rahasia kepada penyelidik Polisi Federal Australia (AFP). Saksi yang mantan karyawan Securency International tersebut bercerita mengenai seorang perantara yang disewa Securency untuk memenangkan tender kontrak dengan sejumlah bank sentral beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. (aco/kompas.com)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih