Home » » APJATI Setuju TKI Bebas Pilih Bandara

APJATI Setuju TKI Bebas Pilih Bandara

Kamis, 27 Mei 2010

Cilacap - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyambut baik rencana Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang membebaskan TKI memilih bandara saat pulang ke Tanah Air.

"Kami sangat setuju terhadap rencana tersebut karena akan memudahkan akses dan meringankan beban TKI," kata anggota Satuan Tugas Apjati Kabupaten Cilacap, Agung Nugroho di Cilacap, Kamis (27/5/2010).


Menurut dia, rencana tersebut merupakan sebuah kebijakan dari Kemenakertrans dalam menanggapi sejumlah isu negatif pemulangan TKI yang berkembang saat ini.

Dalam hal ini, kata dia, banyak oknum di bandara yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap TKI yang baru pulang ke Tanah Air.

Bahkan, pungli tersebut juga banyak dilakukan perusahaan angkutan khusus TKI. "Besar pungutan tersebut bisa mencapai Rp 1 juta hingga Rp 2 juta dan hal ini bukan rahasia lagi. Bahkan pernah ada rombongan TKI yang dikuras habis oleh oknum-oknum tersebut," katanya.

Dengan adanya kebebasan tersebut, TKI dapat memilih bandara yang terdekat dengan kampung halamannya dan keluarga pun bisa menjemputnya langsung di bandara.

Ia mengatakan, rencana tersebut diharapkan segera terealisasi sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi TKI yang pulang ke Tanah Air.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cilacap, Sutiknyo mengatakan, rencana tersebut dapat lebih menjamin perlindungan TKI daripada ketika mereka pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

"Selama ini sebenarnya kebijakan itu sudah berjalan sehingga TKI yang berasal dari Cilacap dapat melakukan penerbangan melalui Solo maupun Yogyakarta. Apalagi sekarang sudah banyak penerbangan langsung melalui bandara tersebut," katanya.

Menurut dia, bila rencana Kemenakertrans ini terealiasasi sangat meringankan beban TKI, khususnya dari Cilacap yang merupakan kantong TKI terbesar di Jawa Tengah.

Ia mengatakan, jumlah TKI asal Cilacap yang ditempatkan di luar negeri 2009 mencapai sekitar 8.000 orang.

"Untuk tahun ini saja hingga bulan Mei, jumlah TKI asal Cilacap yang diberangkatkan ke luar negeri sekitar 2.000 orang," katanya.

(kompas.com)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih