Sumenep Akan Dapat Hibah Kapal Transportasi

Selasa, 02 November 2010

SUMENEP - Gubernur Jawa Timur berencana akan menghibahkan kapal laut untuk transportasi ke wilayah kepulauan kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Selasa (02/11/10) menjelaskan, saat berbincang bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo tentang nasib warga kepulauan, Gubernur menyatakan keinginannya untuk menghibahkan kapal.

“Ya memang masih berupa wacana. Tapi Pakde Karwo memang sudah menyatakan seperti itu, akan merintis, menghibahkan kapal untuk sarana transportasi ke kepulauan,” kata Busyro.

Hanya saja menurut Busyro, ada syarat yang diajukan Gubernur, yakni harus ada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Isyaratnya memang nanti semua yang mengelola BUMD, dengan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” terang Busyro.

Lebih lanjut Busyro memaparkan, tidak hanya persoalan transportasi kepulauan yang mendapat perhatian dari Gubernur. Persoalan kesehatan dan pendidikan pun sempat dibicarakan. “Gubernur bahkan inginnya anak-anak kepulauan itu disekolahkan Pemerintah ke Akademi Keperawatan, Kebidanan, dan bidang kesehatan lain. jadi setelah lulus, mereka akan ditarik kembali untuk bertugas di wilayah kepulauan,” imbuh Busyro.

Namun semua itu menurut Busyro memang masih sebatas pembicaraan yang perlu ditindaklanjuti lagi. “Yang jelas saya tetap memikirkan bagaimana dan apa langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk membangun wilayah kepulauan,” pungkas Busyro. [tem/but/beritajatim]

Selengkapnya... - Sumenep Akan Dapat Hibah Kapal Transportasi



Semeru Diyakini Tempat Semayamnya Para Dewa

LUMAJANG - Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur dikenal sebagai gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter di atas permukaan laut. Sedangkan puncak Mahameru lebih dikenal para pendaki dan ahli gunung api dinamakan Joggring Saloko.

Gunung Mahameru atau dikenal dengan Semeru oleh masyarakat dan para pendaki dikenal dengan puncak keabdian. Sedangkan oleh masyarakat Hindu mulai zaman kerajaan hingga sekarang, Mahameru dikenal sebagai tempat bersemayamnya para dewa.

Dikutip dari berbagai sumber, Gunung Mahameru yang ditulis dalam kitab Kuna Tantu Pangelaran pada Abad 15 oleh masyarakat Jawa Kuno. Gunung Mahameru berasal Gunung Meru di India yang dipindah oleh Dewa wisnu yang menjelma sebagai kura-kura raksasa dengan cara digendong. Untuk menjaga Gunung Meru tidak jatuh, Dewa Brahma menjelma sebagai ular panjang dan membelitnya.

Dipindahkanya Gunung Meru, dikarenakan Pulau Jawa mengambang di lautan luas, terombang-ambing dan senantiasa menguncang setiap pulau di muka Bumi. Demi memaku pulau Pulau Jawa itu, Dewa Wisnu memindah Gunung Meru tempat bersemayamannya para Dewa.

Setelah menemukan Pulau Jawa yang terombang-ambing, Dewa meletakkan Gunung Meru di bagian barat, ternyata bagian timur pulau terangkat. Kemudian Wisnu dan Brahma memindah ke bagian arah timur Pulau Jawa, tetapi serpihan Gunung Meru yang tercecer menjadi jajaran pengunungan dari Barat ke Timur.

Ketika Gunung Meru sudah ditaruh di bagian timur, Pulau Jawa tetap saja miring. Sehingga para Dewa memutuskan memotong bagian gunung dan ditempatkan dibagian barat laut. Penggalan Meru sekarang menjadi Gunung Pwaitra dan lebih dikenal Gunung Penanggungan.

Bagian utama Gunung Meru dijadikan bersemanyamnya Dewa Shiwa dan sekarang lebih dikenal dengan nama Gunung Mahameru atau Semeru. Ketika sang Hyang Siwa datang ke Pulau Jawa dilihatnya bapak pohon Jawawut, sehingga pulau yang ditempatkan Gunung Meru dinamakan Pulau Jawa.

Sementara itu, menurut Cerita Rakyat umat Hindu Tengger di Kecamatan Senduro, kenapa Gunung Semeru diletakkan di Pulau Jawa. Hal itu karena kondisi bumi saat itu sedang miring dan kerap terjadi bencana yang menimpa manusia. Penyebab bumi menjadi miring karena Gunung Meru di India terlalu berat. Ada juga yang menganggap Gunung Meru itu adalah gunung tertinggi di dunia yakni Mount Everest.

Dewa Siwa yang mengetahui bencana alam kerap menimpa umat manusia kemudian memenggal puncak Gunung Meru yang dijadikan tempat bersemanyam para Dewa. Dengan menggunakan Trisulanya, Puncak Gunung Meru berhasil dipindah ke Pulau Jawa. Setelah dipindah Dewa Shiwa, posisi dunia normal kembali dan bencana alam tidak terjadi di mana-mana.

Masyarakat Hindu Tengger di Senduro Lumajang dan Bali juga ada yang mempercayai kalau Gunung Meru yang kini dikenal dengan Gunung Mahameru atau Semeru tempat bersemanyamnya para dewa. Untuk menyembah pada dewa, umat Hindu Bali bersama Umat Hindu Tengger mendirikan tempat ibadah pura di Senduro dengan nama Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

Dalam agama Hindu ada kepercayaan tentang Gunung Meru. Gunung ini dianggap sebagai rumah para dewa-dewa dan sebagai sarana penghubung di antara bumi (manusia) dan kayangan. Kalau manusia ingin mendengar suara dewa mereka harus semedi di puncak Gunung Meru.

Banyak masyarakat Jawa dan Bali sampai sekarang masih menganggap gunung sebagai tempat kediaman Dewa-Dewa atau makhluk halus. Selanjutnya daerah bergunung-gunung masih dipakai manusia Jawa sebagai tempat semedi untuk mendengar suara gaib. Menurut orang Bali, Gunung Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung di Bali dan dihormati masyarakat Bali.

Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Orang naik sampai puncak Mahameru ada yang bertujuan untuk mendengar suara-suara gaib.

Selain itu juga ada yang memohon agar diberi umur yang panjang. Bagaimana pun alasan orang naik ke puncak Mahameru, kebanyakan orang ditakutkan Mahkluk halus yang mendiami daerah keliling gunungnya. Roh halus tersebut biasanya adalah roh leluhur yang mendiami tempat seperti hutan, bukit, pohon serta danau. Roh leluhur biasanya bertujuan menjaga macam-macam tempat dan harus dihormati.

Para pendaki yang menginap di danau Ranu Kumbolo sering melihat mahkluk halus penunggu Ranu Kumbolo. Tengah malam ada cahaya berwarna oranje di tengah danaunya dan tiba-tiba berubah wujud menjadi sesosok hantu wanita.

Biasanya hanya orang yang punya kekuatan mistis bisa melihat makhluk halus itu dan bicara dengannya. Terserah orang percaya pada makhluk halus atau tidak, tetapi banyak orang Jawa yang percaya bahwa daerah Semeru banyak didiami oleh makhluk ghoib. Bahkan ada pantangan bagi pendaki Semeru, tidak boleh berkata untuk menaklukkan puncak keabadian. Jika sampai melanggar bisa mengalami celaka seperti kesasar dan meninggal dunia jatuh ke jurang lereng Semeru. [air/har/beritajatim]

Selengkapnya... - Semeru Diyakini Tempat Semayamnya Para Dewa



Petunjuk Lucu di Google Maps

WKRnews - Google kembali memunculkan lelucon di Google Maps. Pengguna yang meminta petunjuk arah dari Jepang ke China diberi nasihat yang janggal.

Selain rincian instruksi yang sangat bermanfaat menyangkut biaya jalan tol dan putaran, petunjuk nomor 43 berisi pemberitahuan agar pengguna menggunakan 'Jet ski melintasi Samudera Pasifik'.

Instruksi jet ski ini dikenal sebagai 'easter egg'. Istilah itu menyangkut sesuatu yang lucu atau tidak biasa dimasukkan ke dalam produk yang hanya muncul sesekali dalam konteks tertentu.

Ini bukan kali pertama lelucon seperti itu muncul di Google. Beberapa tahun yang lalu pengguna melaporkan disuruh berenang melintasi Atlantik jika mereka meminta petunjuk arah dari New York ke London.

Dan beberapa tahun yang lalu Google memasukkan lelucon jika permukaan bulan di zoom akan berubah seperti sepotong keju berlubang.

Salah satu dari 'easter egg' Google yang paling terkenal adalah kombinasi Ctrl Alt A di Google Earth akan membawa pengguna ke dalam simulator penerbangan yang memungkinkan Anda terbang di atas permukaan bumi.[ito/inilah]

Selengkapnya... - Petunjuk Lucu di Google Maps



Hari Ini Dipastikan 8 Elemen Masyarakat Akan Unjuk Rasa

JAKARTA - Hari ini, Selasa (2/11/2010), Ibu Kota Jakarta masih belum terlihat sepi dari aksi-aksi unjuk rasa yang digelar oleh berbagai elemen masyarakat. Data yang diterima TMC Polda Metro Jaya mencatat ada delapan unjuk rasa yang akan berlangsung di sebagian daerah Jakarta pusat.


Unjuk rasa pertama terjadi di depan Kantor Disnaker DKI Jakarta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, dan Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat sekitar pukul 10.00-17.00 WIB.

Pada waktu yang bersamaan Kantor Satgas Mafia Hukum, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Seketariat Ombudsman, Jalan Ir Djuanda, Jakarta Pusat, dan Kantor Komnas HAM pun tak luput dari para pendemo.

Pada pukul 13.00 unjuk rasa terjadi pula di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Kantor Kementrian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Beberapa pengunjuk rasa juga mendatangi wilayah Bekasi seperti PT Pana Cipta Sainan Components Kawasan Industri Gobel Desa Telaga Asih, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pukul 09.00 WIB.

The Great Saladddin Square (ex. Goro), Jalan Margonda Raya, Depok pun tak luput dari serbuan para pengunjuk rasa, pukul 10.00 WIB.

Empat aksi unjuk rasa juga akan berlangsung di Kantor Kejaksaan Agung, Jalan Hasanudin, kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, dan Kantor Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, sekitar pukul 11.00-14.00 WIB.(kompas)

Selengkapnya... - Hari Ini Dipastikan 8 Elemen Masyarakat Akan Unjuk Rasa



Merapi Kembali Semburkan 10 Kali Awan Panas

YOGYAKARTA — Gunung Merapi setidaknya menyemburkan sepuluh kali awan panas atau dijuluki wedhus gembel oleh warga setempat, Selasa (2/10/2010) pagi. Guguran dalam ukuran sedang pertama kali terjadi sekitar pukul 05.25 WIB.

Pantaun Kompas.com, guguran dalam ukuran kecil sampai sedang terus terjadi hingga sekitar pukul 06.40 WIB. Berdasarkan laporan petugas pemantau di Balerante, Dusun Gondang, Kecamatan Kemalang, Jawa Tengah, seluruh guguran bergerak ke arah selatan dengan jarak luncur sekitar satu kilometer.

Kepulan awan berwarna hitam dan kekuning-kuningan itu mengurai ketika tertiup angin ke arah timur. Pergerakan awan bervariasi, dari lambat hingga cepat. Tak hanya awan, guguran batu-batu vulkanik ikut meluncur dari puncak gunung.

Meski Merapi terus menyemburkan awan panas, warga tetap nekat kembali ke rumah. Seperti pagi ini, puluhan warga nekat kembali ke Desa Sambung Rejo yang berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Merapi. Dari lokasi pengungsian, mereka bergerak dengan menumpang truk. Truk sempat berhenti sesaat di sekitar pos pengamatan ketika melihat awan panas menyembur.

Sebelumnya, Merapi mengeluarkan lava panas dan asap putih mulai pukul 03.30. Lava berwarna kemerah-merahan itu mengalir ke arah tenggara.(kompas)

Selengkapnya... - Merapi Kembali Semburkan 10 Kali Awan Panas



Wujud Kebudayaan Nasional Indonesia Masih Akan Dibentuk

BANDUNG - Wujud kebudayaan nasional Indonesia menjadi polemik utama karena masih akan dibentuk dan belum memiliki kesimpulan yang jelas serta dapat diterima oleh semua pihak.

"Wujud kebudayaan nasional Indonesia masih akan dibentuk karena belum ada sebuah kesimpulan yang jelas dan diterima semua pihak," ungkap Sastrawan dan Budayawan Indonesia Ajip Rosidi, di Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang, Senin.

Ajip yang ditemui dalam acara Peringatan Dies Natalis ke-52 Fakultas Sastra Unpad, mengatakan yang sudah jelas saat ini adalah kebudayaan-kebudayaan daerah, sedangkan kebudayaan nasional belum jelas.

Menurut Ajip, pada umumnya ada anggapan negatif tentang kebudayaan daerah, karena dianggap bukan kebudayaan nasional. "Ada anggapan bahwa kebudayaan nasional itu harus berlainan dengan kebudayaan daerah," katanya.

Selanjutnya, kata Ajip, ada yang menganggap bahwa gamelan bukanlah musik Indonesia dan yang dianggap musik nasional adalah keroncong.

Ajip mengungkapkan, telah tumbuh anggapan bahwa teater nasional ialah drama dipentaskan seperti drama-drama eropa yang berdasarkan teks tertulis sementara wayang, lenong, longser, dan ketoprak tidak dianggap sebagai teater Indonesia.

"Masalah yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang masih juga menyuarakan masalah yang sudah dipolemikkan pada waktu itu," katanya.

Menurut Ajip, masalah kebudayaan barat dan kebudayaan timur yang menjadi salah satu pokok polemik sekarang sudah tidak begitu dipermasalahkan.

Kata Ajip, pada tahun 1970 yang menjadi tema polemik yang ramai ketika itu adalah masalah modernisasi dan westerenisasi, sedangkan sekarang masalah globalisasi lebih menjadi perhatian.(kompas/ant)

Selengkapnya... - Wujud Kebudayaan Nasional Indonesia Masih Akan Dibentuk



Pembunuh PSK yang Sama-sama PSK Kini Menyesal

JAKARTA - Tatang Rustam (47) mengaku menyesal telah membunuh Sarah Oktaviani di kamar kost korban, di Jalan Pondok Gede Raya, Sabtu (23/10/10) lalu. Ia tidak menduga hidupnya akan berubah setelah ia membekap, menusuk tubuh korban sebanyak empat kali, dan membenturkan kepala korban ke lantai hingga tewas.

Kini, dia harus menanggung akibat perbuatannya dengan menjalani proses hukum yang berlaku. Dia tidak pernah memprediksi hidupnya ke depan di balik terali besi. Dia hanya pasrah, menyesal karena perbuatan yang sudah dia lakukan terhadap korban.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan, tersangka sama sekali tidak menyulitkan pemeriksaan terhadapnya, dan sangat kooperatif.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, tersangka yang juga merupakan Pekerja Seks Komersil (PSK) Waria yang kerap mangkal di Kawasan Perumpung, Jakarta Timur, setelah membunuh Sarah ia selalu berpindah tempat mangkal, bahkan sempat lari ke Depok, Jawa Barat, lalu kembali lagi ke Perumpung, tempat polisi akhirnya membekuk tersangka Jumat lalu (27/10/2010).

"Usai membunuh ia mengaku hidupnya tidak tenang, maka tersangka selalu pindah tempat mangkal, dia mengaku kerap dihantui bayang-bayang korban, tapi kini ia sudah mengaku menyesal " tutur Dodi.

Tatang dan Sarah memiliki profesi yang sama, yaitu PSK. Bedanya jika Tatang adalah waria, Sarah adalah wanita tulen. Mereka kerap mangkal di tempat yang sama, atas hal tersebut Sarah keberatan bila mereka mangkal bersama, karena akan membuat takut calon pelanggan sarah.

Kemudian, Sarah pernah memaki Tatang dengan menyebut bahwa tidak seharusnya waria bersaing dengannya dan disuruh pergi. Akibat perkataan ini membuat Tatang naik pitam dan akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap Sarah. (*/tribun).

Selengkapnya... - Pembunuh PSK yang Sama-sama PSK Kini Menyesal



Kecelakaan Bus Trans Jakarta Kerugian Capai Puluhan Juta

JAKARTA - Insiden kecelakaan melibatkan Bus Transjakarta Koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) yang menabrak pejalan kaki terjadi di perempatan Pejaten Village, Jakarta Selatan, Senin (01/11/2010) kemarin, ternyata sudah terjadi berulang kali sejak awal Januari 2010.

Akibat kecelakaan antar Bus Transjakarta dengan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor menimbulkan kerugian berupa jatuhnya korban jiwa, luka berat dan ringan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan menangani 49 kasus kecelakaan bus Transjakarta dengan pengguna jalan mulai awal Januari 2010 hingga saat ini.

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Yakub DK menuturkan akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 7 orang meninggal dunia, 35 orang luka berat dan 4 orang luka ringan.

“Kecelakaan ini semua terjadi total kerugian materi mencapai Rp 68.250.000 di semua koridor bus Transjakarta yang ada,” imbuh Yakub di Jakarta, Senin (01/10/2010).

Yakub lalu merinci untuk koridor I (Blok M-Kota) terjadi lima kecelakaan yang menyebabkan empat orang luka berat dan kerugian materi Rp 11.400.000.

Pada koridor II (Pulogadung-Harmoni) terjadi empat kecelakaan dengan tiga orang menderita luka berat serta kerugian materi Rp 5.750.000.

Selanjutnya koridor III (Kalideres-Pasar Baru) terjadi tujuh kecelakaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, tujuh luka berat dan satu luka ringan serta kerugian materi Rp 6.900.00.

Pada Koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas) terjadi empat kecelakaan, sebanuak dua orang meninggal dunia, dua luka berat dan kerugian materi Rp 1.100.000.

Sedangkan untuk koridor V (Ancol-Kampung Melayu) terjadi 15 kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia, 10 orang mengalami luka berat, satu orang luka ringan dan kerugian materi Rp 14.600.000.

Kemudian di koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) terjadi empat kali insiden kecelakaan yang mengakibatkan tiga orang luka berat dan kerugian Rp 7. 800.000.

Untuk koridor VII Kampung Rambutan-Kampung Melayu) terjadi tujuh kecelakaan yang yang menyebabkan dua orang meninggal dunia, empat luka berat dan kerugian materi Rp 19.500.000.

Pada koridor VIII (Lebak Bulus-Harmoni) terjadi tiga kecelakaan yang menelan dua orang korban luka berat, dua orang luka ringan dan kerugian materi sebesar Rp 1.200.000.

Yakob menambahkan jumlah kecelakaan berdasarkan data yang dimiliki lebih sedikit dibanding tahun 2009, dimana terjadi 309 kasus dengan korban jiwa mencapai 13 orang, luka berat lima orang dan luka ringan 75 orang.

“Adanya penetiban sterilisasi di jalur busway yang dilaksanakan Polda dengan Pemda DKIdan Kodam Jaya sampai sekarang menjadi faktor turunnya tingkat kecelakaan Bus Transjakarta,” tukasnya. (*/tribun)
Selengkapnya... - Kecelakaan Bus Trans Jakarta Kerugian Capai Puluhan Juta


 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih