Sopir Bus Pakai Sabu Dibekuk Polisi

Sabtu, 02 Oktober 2010

MALANG - Berdalih menambah stamina saat mengemudi, Tohir Hadi Susanto (44), warga Jalan Pesantren Dusun Sanan Desa Watugede Kecamatan Singosari Kabupaten Malang yang bekerja sebagai sopir bus pariwisata, Sabtu (2/10/2010) siang tertangkap Tim Satnarkoba Polres Malang. Tohir disergap usai membeli barang haram senilai Rp 500 ribu.

“Pelaku kita tangkap usai membeli sabu-sabu dari seseorang. Dari hasil pemeriksaan, sabu itu digunakan pelaku untuk menambah stamina. Namun, dari hasil informasi yang kami dapat, dia juga kerap menjual sabu-sabu pada sejumlah pengemudi lainnya,” ungkap Kasatnarkoba Polres Malang, AKP Napitupulu, Sabtu (2/10/2010) siang.

Tertangkapnya pelaku bermula saat Polisi Satnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat perihal transaksi sabu-sabu yang dilakukan pelaku. Saat itu, usai membeli serbuk putih dari seorang pengedar, Polisi akhirnya melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya ditangkap usai keluar dari sebuah warung makan yang ada di daerah Singosari.

Dari penggeledehan itu, petugas menemukan satu poket sabu-sabu yang disimpan di saku celana kanan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akhirnya diamankan Tim Satnarkoba Polres Malang. Dari hasil pemeriksaan, Tohir pun mengaku jika sabu-sabu itu dia dapat dari temannya yang bernama Nurkolis.

“Saya beli sabu itu dari Nurkolis. Satu poket saya beli dengan harga Rp 500 ribu,” kata Tohir yang mengaku bekerja sebagai sopir bus pariwisata jurusan Jakarta dan Bali.

Ditambahkan Tohir, dirinya sudah dua kali menggunakan sabu-sabu. Aktivitas memakai barang haram itu ia lakukan hanya untuk menambah stamina saat mengemudikan bus pariwisata dengan jarak tempuh cukup jauh.

“Saya pakai sabu agar tidak mengantuk saja, mas, selama mengemudi. Biasanya, sabu itu saya pakai beberapa jam sebelum bus pariwisata berangkat,” ucap bapak dua anak itu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam di tahanan Polres Malang. Dari hasil penyidikan Polisi, Tohir diduga juga ikut menyuplai sabu bagi sejumlah pengemudi angkutan umum. [yog/but/beritajatim]
Selengkapnya... - Sopir Bus Pakai Sabu Dibekuk Polisi



Gadis SMA Coba Bunuh Diri, Gara-gara Diperkosa

PONOROGO - Korban perkosaan, Mawar (bukan nama sebenarnya), sampai sekarang masih terlihat tertekan dan shock. Gadis yang masih duduk di bangku SMA itu harus menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta karena beberapa kali mencoba bunuh diri, Sabtu (02/09/2010).

Iis, perawat korban mengatakan, hingga saat ini korban masih belum bisa ditemui. Pasalnya dia kerap menangis dan terkadang mencoba bunuh diri lantaran masih belum bisa menerima peristiwa yang menimpanya ini.

’’Dia (korban) masuk rumah sakit karena percobaan bunuh diri. Saat itu menenggak sepuluh obat dengan dosis tinggi, akibatnya badannya masih lemas dan shock ketika ditanyai petugas,’’ jelasnya.

Sekadar diketahui, Mawar menjadi korban perkosaan oleh dua preman warga Nailan Kecamatan Kauman Ponorogo kembali menambah panjang daftar pencabulan gadis dibawah umur. Kejadian ini berawal ketika sepulang sekolah, korban ditraktir makan kedua pelaku yang diketahui bernama Bambang dan Supri di sebuah warung yang berada di Purwantoro, Jawa tengah.

Nahas, usai diajak makan oleh pelaku korban dibawa ke sebuah rumah kosong yang tak jauh dari lokasi rumah makan. Kedua pelaku memaksa korban untuk melayani nafsu bejat kedua pelaku itu.

Terbongkarnya kasus ini ketika korban pulang sekolah hingga larut sore. Ketika ditanya orang tuanya, dia mengaku sudah dicabuli dua orang yang sudah melarikan diri itu.

Mendapat laporan tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian itu ke polsek setempat. Apes, ketika korban ditinggal melapor dia malah mencoba bunuh diri dengan menenggak obat.

Kapolres Ponorogo, AKp. Nyoto membenarkan kejadian tersebut. Saat ini korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan satu pelaku sudah diamankan di polres Ponorogo, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

’’Bambang sudah kita tahan di Polres, atas perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 81 ayat 2 UU RI 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak, dengan ancaman lima tahun penjara. Sedang satu pelakunya masih dalam pengejaran,’’ katanya. [tur/but/beritajatim]
Selengkapnya... - Gadis SMA Coba Bunuh Diri, Gara-gara Diperkosa



Kumpulan Awan Membentuk Wajah Hantu

WKRnews - Penampakan wajah aneh yang terbentuk awan di langit tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di luar negeri.

Awan seperti ini cenderung makin sering terabadikan oleh kamera. Entah karena masyarakat makin jeli melihat langit atau memang fenomena alam yang makin sering memberi gambaran aneh.

Kali ini Nola Hersey menangkap wajah aneh di langit Clifton Downs, Bristol, Inggris. Ia semula ingin menikmati pemandangan indah saat matahari terbenam di perbukitan.

Karena tampak sesuatu yang menurut dia sebagai wajah hantu, maka diabadikan menggunakan iPhone, sebagaimana dipublikasikan daily mail, Jumat (1/10/2010) waktu setempat.

"Kami keluar untuk berjalan-jalan saat matahari terbenam sangat indah. Saya berhenti untuk mengambil beberapa gambar. Lalu kuihat ada wajah hantu wanitai yang sangat jelas di awan. Sungguh menakjubkan, Anda bisa melihat rambut dan wajahnya sangat baik," kata Nola.

Menurut pandangan dia, awan yang terkena sisa sorot matahari warna orange itu membentuk wajah hantu wanita yang mengenakan wig, dan menakutkan.

Dia juga mengaku, teman temannya yang ditunjukkan gambar itu nyaris tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Bentuk penampakan wajah hantu wanita itu sangat besar dan mendominasi langit di barat, tempat matahari terbenam.

Sebagaimana wajah wanita yang berbentuk oval dengan dua mata satu hidung dan mulut di bawahnya. Sedangkan rambutnya tampak lebat dan agak keriting yang terbentuk oleh awan menggumpal. (*/tribun)


Selengkapnya... - Kumpulan Awan Membentuk Wajah Hantu



Terungkap, Justin Beiber Peodofillia 51 Tahun

WKRnews - Muncul pemberitaan mencengangkan di kalangan pengguna BlackBerry Messenger. Idola remaja Hollywood Justin Bieber ternyata seorang peodofilia yang berusia 51 tahun.

Beberapa pengguna Twitter dan Facebook sempat terkaget dengan berita yang disebarkan oleh Onion News Network. Mereka memberi kegemparan di berbagai pihak menyangkut sensasi dari artis remaja Justin Beiber yang ternyata seorang penyuka anak kecil bernama Michael Cote yang berusia 51 tahun.

Dalam video tersebut, Justin berpose sebagai remaja yang sangat muda selama bertahun-tahun dengan menggunakan wig dan masker karet, seperti dilansir dari The Huffington Post.

Disebutkan bahwa lirik polos Coters dimaksudkan untuk memanipulasi pikiran gadis di bahwa umur di seluruh negeri. Sayangnya, kebohongan tersebut berhasil bocor berkat penampilannya yang ’ceroboh’ saat topeng itu tampak longgar saat konser.

Meskipun begitu, beberapa pihak banyak yang tidak percaya mengingat Onion News Network memang seringkali membuat berita parodi. [mah/inilah]

Selengkapnya... - Terungkap, Justin Beiber Peodofillia 51 Tahun



Tabrakan Kereta Akibatkan Penumpang Terlantar

JAKARTA - Insiden tabrakan kereta api di Pemalang ternyata berdampak pada lambatnya pemberangkatan Kereta Api Matarmaja jurusan Jakarta-Malang yang menelantarkan ratusan calon penumpang di Stasiun Senen.

Rudi, 23 tahun calon penumpang yang akan menuju Malang menuturkan rasa kecewanya akibat keterlambatan kedatangan kereta api Matarmaja. Akibat ketidakjelasan keberangkatan, Rudi terpaksa membatalkan agenda keperluan keluarga di Malang, Jawa Tengah. "Saya kecewa dengan molornya jadwal keberangkatan. Seharusnya pihak PT KAI bisa mengantisipasi hal ini,” tuturnya kesal.

Hingga berita ini diturunkan Kereta Api Matarmaja belum juga tiba di Stasiun Senen, harusnya kereta tersebut sudah berangkat dari Stasiun Senen pukul 13.00 WIB.

Seperti diakui oleh kepala Stasiun Senen, Tavis Saryono, Kereta Api Matarmaja memang terlambat kedatangannya akibat insiden di Pemalang. “Seharusnya datang pada pukul 10.00 WIB , tapi hingga Pukul 15.30 belum juga datang di Stasiun Senen, berarti ada kemoloran 5 jam lebih,” ujarnya. [cms/inilah]

Selengkapnya... - Tabrakan Kereta Akibatkan Penumpang Terlantar



Pimpinan Teroris Medan Tewas

DOLOK MASIHOL - Satu dari empat orang yang tewas dalam penyisiran teroris di Dolok Masihol, Serdang Bedagai, Sumut, adalah Taufik Hidayat. Ia merupakan pemimpin kelompok teroris Medan. Jenazah Taufik dan tiga rekannya kini dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, dengan pengawalan ketat Densus 88 Antiteror Polri.

Informasi yang dihimpun Tribun di lokasi penyisiran, selain Taufik, tiga rekannya juga tewas, yakni Fauzi S, Zulkarnain dan satu lagi belum diketahui identitas. Sedangkan yang tertangkap hidup adalah Robin Simanjuntak, warga Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Dengan demikian dari 14 orang bersenjata yang dikejar sejak Kamis (30/9/2010), Polda Sumut baru membekuk lima orang.

Untuk diketahui, Taufik Hidayat adalah pemimpin aksi perampokan Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Medan, 18 Agustus lalu. Dialah pria yang memakai helm hitam dan menentang senjata laras panjang M 16, milik anggota Brimob yang bertugas di bank itu, Briptu Immanuel Simanjuntak. Taufik jugalah yang melakukan ekseskusi mati terhadap Briptu Immanuel Simanjuntak.(*/tribun)

Selengkapnya... - Pimpinan Teroris Medan Tewas



DPR Panggil Menhub dan Pimpinan PT. KAI

JAKARTA - Sejumlah anggota Komisi V DPR RI merasa priharin atas kecelakaan tabrakan kereta api di Pemalang, Jawa Tengah. Mereka menyatakan akan memanggil Menteri Perhubungan dan petinggi PT Kereta Api Indonesia untuk menjelaskan peristiwa maut tersebut.

"Kami turut prihatin dengan peristiwa kecelakaan yang terjadi dan mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah yang tidak sedikit," kata Yudi Widiana, anggota Komisi V DPR RI dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti dikutip Tribunnews.com, Sabtu (2/10/2010).

Ia pun mempertanyakan hubungan kalibrasi persinyalan yang cukup sibuk karena telah dipakai dalam untuk mengantisipasi arus mudik dan arus balik setelah lebaran kemarin. "Sejauh mana PT KAI dalam pemanfaatan fasilitas-fasilitas yang sudah ada untuk melayani lalu lintas kereta api," ujarnya.

Dalam waktu dekat ini Komisi V akan melakukan pertemuan dengan menteri perhubungan, dalam kesempatan itu juga, DPR RI akan mempertanyakan dan meminta penjelasan terkait kecelakaan maut yang merunggut nyawa 31 korban.

"Kita pun akan memanggil PT KAI untuk menjelaskan hal tersebut, kalau unsure kengajaan itu tidak mungkin. Tapi apakah hal tersebut diakibatkan factor kelelahan dari masinis atau petugas lainnya," ungkapnya.

Hingga saat ini, korban tewas telah mencapai 34 orang. Sedangkan korban luka berat tercatat sebanyak 35 orang.

Dirjen telah memerintahkan kepada jajarannya dan PT KAI untuk terus melakukan evakuasi dan mengurusi korban-korban baik yang meninggal maupun yang luka. Sedangkan penumpang yang selamat, perjalanannya dilanjutkan baik yang menuju semarang maupun ke Surabaya.(*/tribun)

Selengkapnya... - DPR Panggil Menhub dan Pimpinan PT. KAI



36 Penumpang Tewas Setelah Argo Bromo Tabrak Senja Utama

JAKARTA - Sebanyak 36 penumpang dipastikan tewas dalam tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah.

Menteri Perhubungan Freddy Numbery menjelaskan bahwa saat ini sudah dipastikan 36 tewas dalam kecelakaan Kereta Api di Petarukan dan 37 orang luka-luka. Sedangkan kecelakaan Kereta Api di Solo dipastikan satu orang meninggal dan empat orang luka-luka.

"Pemerintah sangat prihatin dengan kejadian ini, untuk itu kewaspadaan petugas harus betul-betul diperhatikan,"kata Freddy saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (2/10/2010).

Menurutnya, saat ini masih ada dua persepsi berbeda di lapangan terkait penyebab terjadinya kecelakaan. Di satu pihak kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan pengatur lalu lintas, dan di sisi lain hal tersebut disebabkan karena kelelahan atau kelalaian masinis.

"Saat ini untuk masinisnya sudah diamankan kepolisian untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Sementara, Mabes Polri menyatakan Kepolisian Resor Pemalang belum menetapkan satu orang pun menjadi tersangka terkait insiden kecelakaan kereta api tersebut. Kepolisian masih menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Belum (ada tersangka). Kita masih menunggu hasil penyelidikan KNKT," ujar Kabid Penum Polri Kombes Marwoto Soeto.(*/tribun)

Selengkapnya... - 36 Penumpang Tewas Setelah Argo Bromo Tabrak Senja Utama


 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih