Petugas Pamdal DPR RI Dipukul Hingga Pingsan

Selasa, 28 September 2010

JAKARTA - Seorang laki-laki tidak dikenal memukul seorang petugas pengamanan dalam (Pamdal) wanita hingga pingsan di lantai 14 Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Selasa (28/9/2010).

Laki-laki yang melakukan pemukulan itu memakai seragam layaknya seorang TNI dengan logo PKRI, lengkap mengenakan baret.

Karena enggan dibawa ke ruang keamanan dan sempat beradu mulut dengan Pamdal lainnya, akhirnya lelaki tak dikenal itu diseret ke pos berada di ruang Gedung Nusantara III DPR RI.

Informasi yang dihimpun, lelaki itu hendak bertemu seorang anggota DPR RI yang berada di lantai 14. Saat ditanyakan maksud dan tujuannya, pria tersebut langsung emosi dan memukul Pamdal wanita tersebut.

Kini laki-laki tersebut sedang berada di pos Pamdal untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Petugas polisi pun sudah berada di pos tersebut.(*/tribun)
Selengkapnya... - Petugas Pamdal DPR RI Dipukul Hingga Pingsan



Warga Magetan Nyaris Kena Penipuan

MAGETAN - Purwati (38) warga Desa Mojopurno Kecamatan Ngariboyo Magetan hampir saja menjadi korban penipuan yang berkedok kecelakaan lalu lintas. Untungnya, aksi sindikat yang menjalankan aksinya melalui telepon itu berhasil digagalkan.

Menurut Purwati, pada Selasa (28/09/2010) sekitar Pukul 11.00 WIB, ia menerima telepon dari seorang lelaki yang tidak dikenal, yang mengabarkan kalau puterinya, Dwi Susanti, mengalami kecelakaan lalu lintas di Madiun.

"Ia bilang kalau anak saya itu dirawat intensif di RSUP dr. Soedono Madiun," kata Purwati kepada, Selasa (28/09/2010).

Setelah mengabarkan kondisi puteranya melalui telepon rumahnya itu, lalu si penelpon meminta uang sebesar Rp 12juta rupiah, dengan alasan mau beli peralatan dari Surabaya, karena di Madiun tidak tersedia.

"Saya kaget koq besar sekali, tapi ia minta agar secepatnya karena kondisi anak saya dalam keadaan kritis," tambahnya. Karena Purwati tidak mempunyai uang segitu, akhirnya si penelpon meminta uang seadanya.

Karena bingung, Purwati bersama suaminya, Santoso, berencana mentransfer uang sebesar Rp 4juta ke sebuah nomor rekening BRI Cabang Madiun 004501039075509 atas nama Fajri Hartono, yang telah diberikan si penelpon.

"Setelah menerima nomor rekening lengkap itu, saya mau berangkat ke bank," sambung Santoso.

Beruntung, beberapa saudaranya melarangnya, dan meminta untuk mengecek dahulu di RSUP dr. Soedono Madiun. "Setelah dicek, ternyata tidak ada pasien kecelakaan atas nama Dwi Susanti," lanjutnya.

Dari situlah, keluarga Santoso baru sadar kalau dirinya hampir saja menjadi korban penipuan. Apalagi, tidak lama kemudian ia bertemu dengan putrinya yang dikabarkan mengalami kecelakaan itu.

Sebenarnya, papar Santoso, setelah mendapat kabar soal kecelakaan yang menimpa puterinya itu, ia mencoba menghubungi nomor HP puterinya, namun tidak aktif. "Makanya saya sangat percaya kalau anak saya mengalami kecelakaan," imbuhnya.

Ternyata, menurut Dwi Susanti, pada waktu itu secara bersamaan, ia juga menerima telepon dari orang yang tidak dikenal, yang mengaku ingin berkenalan, sehingga saat Handphone-nya dihububungi tidak bisa. "Saya juga gak kenal, ya tanya biasa kayak laki-laki telepon cewek," tutur Santi.[rmz/gir/beritajatim]
Selengkapnya... - Warga Magetan Nyaris Kena Penipuan



Polisi Alami Patah Tulang Akibat Dihajar Kakek Mabuk

TUBAN - Apes dialami oleh Bripka Bibit, angota Polsek Bangilan Kabupaten Tuban. Dia mengalami patah tulang pada tangan kiri setelah dipukul oleh seorang kakek yang mabuk saat berusaha melerai perkelahian di warung kopi di daerah Kecamatan Bangilan, Tuban, Selasa (28/9/2010).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun beritajatim.com, Bripka Bibit mengalami patah tulang setelah dipukul oleh Juri (60), warga desa Bate, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Dia dipukul dengan menggunakan balok kayu.

Kejadian itu bermula saat Bibit berusaha melerai perkelahian antara Juri dengan Pur (40), yang berada di salah satu warung kopi di Kecamatan Bangilan. Namun saat berada di tengah-tengah keduanya, Mbah Juri yang sedang mabuk langsung memukulkan balok kayu dan mengenai Bripka Bibit, yang sebenarnya balok kayu itu akan dipukulkan ke arah Pur.

Akibat dari pemukulan itu, korban Bripka Bibit mengalami patah tulang tangan kiri. Saat kini, dia masih menjalani perawatan dirumah sakit Bhayangkara Bojonegoro. Sedangkan untuk pelaku, sudah diamankan di Mapolres Tuban.

Sementara itu Kapolres Tuban AKBP Nyoman Lastika membenarkan dengan adanya kejadian tersebut. "Ya saat itu korban hendak melerai perkelahian diwarung kopi," jelasnya.

Kapolres Menambahkan jika antara korban dan pelaku dengan pelaku sudah saling mengenal. "Korban sebenarnya sudah kenal dengan pelaku, namun karena pelaku sedang mabuk akhirnya menjadi salah sasaran mengenai korban Bibit, untuk pelaku kita kenakan pasal 351, tentang penganiayaan berat," pungkasnya. [mut/but/beritajatim]
Selengkapnya... - Polisi Alami Patah Tulang Akibat Dihajar Kakek Mabuk



Pemuda Curi Motor, Babak Belurdi Massa

KEDIRI - Rohmad Rois (24) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Senduro, Lumajang menjadi bulan-bulanan massa. Penganiayaan terjadi setelah dia tertangkap basah mencuri sepeda motor Yamaha Vixion milik Sugianto Bachtiar (38), warga Dusun Kacangan, Desa/Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

Rois mengalami luka babak belur di sekujur tubuhnya. Maling dadakan itu kemudian diserahkan ke Polsek Kandangan.

Kapolsek Kandangan AKP Basuki mengatakan, Rois berhasil diselamatkan dari amuk massa. "Untungnya anggota bertindak cepat. Kalau tidak, kondisinya akan semakin parah," kata Basuki, Selasa (28/9/2010).

Mantan Kapolsek Kunjang, Kabupaten Kediri itu menjelaskan, awalnya korban memanasi sepeda motornya Vixion berwarna hijaun dengan nomor polisi AG 5874 FX di depan rumahnya. Sepeda motor itu baru saja dicuci.

Korban sengaja menyalakan mesinnya dengan harapan segera kering. Lantas korban masuk ke rumah untuk makan. Tetapi lupa tidak mematikan mesin dan mencabut kuncinya.

Saat korban menikmati makan, pelaku melintas di depan rumahnya. Pelaku melihat sepeda motor korban yang masih menyala. Munculah niat jahat untuk memilikinya.

Terlebih saat kondisi sekitar sedang sepi. Setelah menengok ke kanan dan ke kiri, pelaku mendekati barang incarannya. Merasa aman, kemudian pelaku mendorong sepeda motor korban ke luar halaman.

Sialnya, Retno Astutik, istri korban keluar rumah dan mengetahui aksi pelaku. Saksi pun meneriakinya maling.

Teriakan Retno terdengar hingga ke telinga suaminya. Korban beranjak dari tempat duduknya dan keluar rumah. Ia langsung berlari ngejar pelaku yang sudah menaiki sepeda motornya.

Karena jaraknya yang belum terlalu jauh, akhirnya korban berhasil menarik baju pelaku. Sampai akhirnya pelaku terjatuh dan dihajar korban. Sementara warga yang melihat berusaha membantu korban. Warga ikut menggebuki pelaku beramai-ramai. [nng/but/beritajatim]
Selengkapnya... - Pemuda Curi Motor, Babak Belurdi Massa



Keluarkan Seisi Rumah, Karena Tak Bayar Hutang

Senin, 27 September 2010

BANYUWANGI - Rumah milik Kamsuri warga Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo kecamatan Muncar, dirusak oleh belasan orang yang mengaku centeng Emi (40) seorang rentenir.

Awalnya kakak ipar Kamsuri meminjam uang kepada Emi, sebesar 30 jt, dengan jaminan sertifikat rumah milik Kamsuri.

Pinjaman tersebut dicicil sebesar Rp.2.250.000,- plus bunganya perbulan, namun baru dicicil sekali Emi yang meminjami datang menagih serta meminta pelunasan.

Menurut pengakuan dari korban sebelumnya ia dipaksa oleh Emi untuk menandatangani surat yang tidak dipahami isinya. "Saya mendatangani surat itu ditempat Kepala Dusun, jujur pak saya ini buta aksara, jadi saya tidak paham isinya, saya hanya dipaksa saja, namun isinya surat tidak dibacakan,"kata Kamsuri, Senin (27/09/2010).

Kemudian Emi yang meminjamkan uang kepada keluarga Kamsuri menagih dan mengusir Kamsuri beserta istrinya untuk keluar,terjadi perlawanan Kamsuri yang tetap ngotot untuk dengan alasan mereka bersedia mencicil uang sebesar 80 juta rupiah tersebut beserta bunganya.

"saya dan istri diusir tapi, lalu saya diancam, awas kalau kamu berani melawan saya, begitu katanya,"ungkap Kamsuri.

Berselang sehari setelah kejadian itu akhirnya, 15 orang suruhan dari Emi tiba tiba datang memaksa pemilik rumah keluar dengan mengeluarkan seisi rumah seperti kasur, bantal, serta perabot, juga menurunkan genting depan serta teras atas samping kiri rumah.

Melihat rumahnya yang dirusak, Kamsuri tidak bisa berbuat apapun kini ia dan istrinya mengungsi di rumah Ketua RT setempat.[nik/gir/beritajatim]

Selengkapnya... - Keluarkan Seisi Rumah, Karena Tak Bayar Hutang



Apes Motor Diparkir Depan Rumah, Raib

SITUBONDO - Aksi pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) terus berlanjut di Kota Situbondo. Kali ini korbannya Mahmudi (56), warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Sepeda motor Nopol P 3203 milik korban dimaling saat diparkir di halaman depan rumah, Senin (27/09/2010).

Pria paruh baya ini baru tahu sepeda motor miliknya diambil kawanan pencuri ketika hendak memasukkannya ke dalam rumah. Atas kasus pencurian sepeda motor tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Diperoleh keterangan, kasus curanmor itu terjadi saat korban memarkir sepeda motornya. Namun, ketika akan dimasukkan ke dalam rumahnya, korban mengetahui sepeda motor yang sudah dalam terkunci stir pada saat diparkir, diketahui sudah tidak ada di tempatnya.

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto membenarkan adanya kasus curanmor tersebut. Menurutnya, pihaknya meminta agar masyarakat Situbondo untuk selalu waspada. ”Sebab, kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja,” imbau AKP Sunarto. [ari/but/beritajatim]
Selengkapnya... - Apes Motor Diparkir Depan Rumah, Raib



Virus Stuxnet Serang 30 ribu Alamat Internet Protokol Iran

WKRnews - Satu virus komputer yang kompleks menyusupi komputer-komputer pribadi milik staf stasiun pembangkit tenaga nuklir pertama Iran, demikian lapor kantor berita nasional Iran, IRNA.

Namun begitu, sistem operasi di stasiun pembangkit nuklir Bushehr, yang dijadwalkan akan online dalam beberapa minggu ini, tidak terkena, kata manajer produksi Mahmoud Jafari.

Virus bernama Stuxnet ini berkemampuan menunggangi pengawasan pembangkit ini.

Beberapa ahli komputer dari negara Barat mengatakan kerumitan virus ini mengisyaratkan bahwa penyusupan virus hanya bisa dilakukan oleh sebuah "negara".

Ini adalah pertanda awal bahwa Stuxnet yang menjadikan sistem-sistem produksi perusahaan Jerman, Siemens sebagai sasaran, berhasil sampai pada peralatan-peralatan yang terkait dengan program nuklir Iran.

Pihak Barat mengkhawatirkan bahwa tujuan utama Iran adalah membangun senjata nuklir. Sementara Iran selalu mengatakan tujuan program itu benar-benar untuk menghasilkan energi untuk kepentingan damai.

Stuxnet dirancang untuk menyerang kelemahan sistem pada peralatan buatan Siemens yang digunakan untuk mengatur pasokan air, anjungan pengeboran minyak dan pembangkit tenaga listrik.

Fakta bahwa Stuxnet sekarang bisa dideteksi di komputer-komputer pribadi milik staf Busher, tidak mempengaruhi jadwal operasi Busher yang diperkirakan akan berjalan mulai bulan depan, demikian penjelasan Jafari.

Satu tim sedang berusaha menghapus perangkat lunak yang berbahaya ini atau dikenal dengan sebutan malware dari beberapa komputer yang terinfeksi, jelas Jafari kepada IRNA.

Virus komputer Stuxnet adalah virus pertama yang diyakini dirancang khusus untuk menyerang fasilitas-fasilitas infrastruktur yang besar.

"Perang elektronik sudah dilancarkan terhadap Iran", kata Mahmud Liayi, ketua dewan teknologi informasi di Kementrian Perindustrian Iran kepada koran Iran Daily.

Satu kelompok kerja yang terdiri dari para ahli bertemu minggu lalu untuk membicarakan cara memerangi virus ini yang menurut Liayi, menyusupi sekitar 30.000 alamat Internet Protokol atau IP address di Iran.(bbc)

Selengkapnya... - Virus Stuxnet Serang 30 ribu Alamat Internet Protokol Iran



Bra Multiguna, Melindungi Anda Dalam Keadaan Darurat

WKRnews - Kutang atau bra kini memiliki peran ganda. Selain sebagai penutup payudara dan penunjang penampilan, bra masa kini juga berfungsi untuk melindungi kesehatan saluran pernapasan. Dalam urusan yang terakhir, kini telah diciptakan bra yang bisa digunakan sebagai masker dalam keadaan darurat.

Bra multifungsi tersebut dinamakan Emergency Bra. Bentuknya tidak berbeda dengan bra konvensional, namun bra ini bisa dipakai sebagai masker karena talinya tinggal diselipkan di kepala dan memiliki cup yang terpisah sehingga bisa dipakai oleh dua orang.

"Tujuan pembuatan bra ini adalah menyelamatkan sistem pernapasan kita dari kontaminasi partikel berbahaya saat ada kejadian darurat. Desainnya juga sudah dalam bentuk seperti masker sehingga praktis dipakai," kata Dr.Elena Bodnar, pencipta Emergency Bra.

Mungkin bagi Anda kehadiran bra ini terasa mengada-ada, namun Bodnar telah melakukan riset mengenai dampak ledakan reaktor nuklir Chernobly di tahun 1986. "Bila kita langsung memakai masker satu jam pasca ledakan nuklir, kita akan terhindar dari menghirup lodine-131, partikel nuklir yang menyebabkan penyakit radiasi," katanya.

Bra yang bisa disulap sebagai masker ini barangkali juga akan banyak membantu para wanita di sekitar lokasi kejadian 11 September. "Kita tak tahu kapan bencana akan datang karena itu kita harus waspada. Praktiknya setiap wanita memakai bra sehingga lebih praktis dipakai sebagai penyelamat dalam keadaan darurat," kata Bodnar.

Untuk bra ciptaannya ini Bodnar meraih penghargaan Ignoble Award, ajang penghargaan untuk penemuan yang terkesan sepele namun pada praktiknya sangat bermanfaat. Saat ini Emergency Bra bisa dipesan secara online dengan harga 29,95 dollar AS (sekitar Rp 200.000).





Jadi, bila ada keadaan darurat, bukalah bra Anda!(kompas)

Selengkapnya... - Bra Multiguna, Melindungi Anda Dalam Keadaan Darurat


 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih