Home » » Warga Bugis Mencari Aman di Luar Tarakan

Warga Bugis Mencari Aman di Luar Tarakan

Kamis, 30 September 2010

MAKASSAR - Ketegangan akibat konflik di Tarakan, Kalimantan Timur (Kaltim) belum benar-benar reda. Warga pendatang yang panik mencari aman keluar dari wilayah Tarakan.

Andi Syarifuddin (36), warga Jalan Mulawarman Lapangan, Kota Tarakan keturunan bugis menuturkan ia terpaksa mengungsi ke Balikpapan bersama isteri dan kakak iparnya.

Sejak pagi, ia berusaha mencari tempat yang aman, berbekal baju di badan dan uang yang tersisa ia menuju Markas Kodim (Makodim) Tarakan.

"Sebenarnya tidak ada rencana ke Balikapapan tetapi di Makodim sudah penuh, kami pun langsung menuju bandara dan mengambil tiket ke Balikpapan," tuturnya, Rabu (29/9) malam.

Ditambahkannya, pukul 12.30 WITA, ia dan 15 orang tetangganya langsung membeli tiket Lion Air menuju Balikpapan, dan sebagian lainnya menuju Makassar. Menurut Syarif, di kursi di pesawat itu seluruhnya terisi penumpang.

Ia yang rumahnya sekitar 500 meter dari rumah warga yang dibakar menuturkan, di bandara ia membeli tiket yang tersisa sejak pagi tadi. Selain ia masih banyak ratusan warga pendatang lainnya yang masih menunggu berangkat ke luar Tarakan.

Ketika ditanyakan apakah ia akan kembali ke Tarakan, pengusaha properti yang isterinya sebagai penjual pakaian di pasar ini akan melihat situasi melalui media massa saja.

"Ya saya akan liat-liat kondisi dulu, ada usaha juga di sana sayang kalau ditinggal, kita juga sudah menyatu dengan penduduk asli tapi kalau masih membahayakan kami akan menetap di Balikpapan dulu," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bentrokan yang terjadi di Tarakan, Kalimantan Timur, dipicu oleh penusukan terhadap Abdurahman Syah, tokoh suku Tidung oleh lima orang tidak dikenal. Tidak terima kemudian keluarga dari Abdurahman Syah mencari para pelaku, hingga terjadi bentrokan yang menyebabkan tewasnya Abdullah yang merupakan ayah dari Abdurahman.

Situasi Kota Tarakan, Kalimantan Timur mencekam. Rabu (29/9) pagi, dua mayat tergeletak di jalan Yos Sudarso. Kondisi dua mayat tersebut dikabarkan penuh dengan luka sabetan senjata tajam. Kepala mayat terlihat hampir putus. Bercak darah menempel di jalan. [mah/inilah]



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih