WKRnews - YouTube ternyata tidak hanya mempopulerkan Keong Racun ‘Sinta-Jojo’ tetapi banyak ‘calon artis’ lainnya. Sebut saja Justin Beiber dan Paul Vasquez. Lalu, bagaimana cara menjadi terkenal di YouTube?
Kata-kata Paul Vasquez pada dasarnya sederhana. Ia hanya mengucapkan beberapa kalimat sebagai wujud takjub melihat fenomena alam yang tidak biasa berupa pelangi ganda saat naik gunung pada Januari silam.
Akan tetapi, rekaman ‘rasa syukur’ Vasquez yang berjudul Double Rainbow telah dianggap sebagai bentuk emosi aneh atau paling polos sehingga berhasil memukau 7 juta pengguna YouTube.
Tidak hanya itu, rekaman ini bahkan dibuat ‘remix’ menggunakan musik perkusi, suara piano dan latar belakang suara Vasquez oleh kelompok penyanyi Gregory Brothers di awal Juli dan lagi-lagi dipopulerkan lewat YouTube. Hebatnya, lagu berdurasi 90 detik ini telah didengar 4,2 juta pengguna YouTube dan kembali jadi sensasi.
“Peristiwa tiba-tiba seperti Double Rainbow terlihat lebih tulus dan emosional dibandingkan sesuatu yang diciptakan lewat studio musik atau produser,” ujar keyboardist Evan Gregory. “Ini benar-benar nyata. Saat dipindahkan ke dalam musik, Anda akan merasakan efek tersebut.”
Kejadian ini hampir sama dengan ‘Bed Intruder Song’, sebuah remix muram yang lucu dari wawancara berita TV oleh Antoine Dodson soal pemerkosaan adiknya, Kelly, di Huntsville. Video klip lagu ini telah dilihat hampir 14 juta kali di YouTube.
“Mengapa orang begitu tersentuh dengan ucapan terus terang ini karena nada mirip pada unsur balada klasik atau lagu pop yang mencapai tangga lagu. Rekaman ini begitu emosional meskipun pernyataan tersebut terkait dengan alasan yang tidak biasa,” ujar Gregory lagi menyangkut fenomena ini.
Terkait lagu ‘Bed Intruder Song’, Dodson secara jujur menceritakan kepada reporter soal masalahnya dengan gaya nge-rap. Lagu tersebut dan Double Rainbow menjadi lagu sukses di Amerika Serikat.
Berbagai pihak menggabungkan teknik produksi dengan beberapa potongan kejadian kehidupan nyata yang menggambarkan budaya pop. Tindakan ini nyatanya terbukti efektif dalam menawarkan sesuatu yang akrab. Industri tidak lagi didengungkan format soal cinta, tetapi bentuk ‘fenomena baru’.
Terhitung sejak Mei, YouTube ditonton lebih dari 2 juta orang setiap hari. Popularitas dan aksesibilitas situs ini telah membuat para seniman veteran bahagia karena mampu bereksperimen dengan media baru ini.
“Saya mulai melakukan remix video karena begitu lapar untuk mencoba sesuatu yang berbeda. YouTube menjadi semacam obat penyega bagi musik Saya,” kata DJ sekaligus producer Steve Porter di Massachusetts.
Selama beberapa tahun terjebak dalam industri membosankan, Porter kemudian menciptakan klip lewat aransemen video YouTube ‘Slap Chop Rap’. Klip baru ini berhasil menarik perhatian 10,7 juta pengguna YouTube.
“Ini masih tetap musik saya,” kata Porter. “Meskipun ada beberapa perbedaan jika Anda berbicara dari sudut pandang perusahaan sponsor.”
Di sisi lain, video YouTube ternyata bisa menghasilkan keuntungan. Seorang seniman yang menandatangi kontrak dengan sebuah label rekaman atau melakukan semacam penerbitan karya dapat menggunakan layanan Content ID. Ini adalah program yang melacak penggunaan materi berhak cipta di YouTube.
Oleh karena itu, biaya hak cipta juga dapat diperoleh dari pemasangan iklan pada konten video tertentu. Kepala kemitraan musik YouTube Glenn Brown mengatakan bahwa situs video populer ini telah memiliki lebih dari 1.000 mitra yang menggunakan Content ID, termasuk beberapa label rekaman besar.
Jika seorang artis yang tidak terdaftar menginginkan perolehan keuntungan dari satu klip YouTube, ia bisa melakukan registrasi di Individual Video Partnership Program (Program Kerjasama Video Individu).
Brown mengatakan bahwa jumlah pendapatan lewat iklan yang disiarkan bersamaan di video tersebut dapat langsung diperoleh si artis. Pemilik video ‘David After Dentist’ yang berdurasi 2 menit dan berhasil menarik perhatian 63 juta pengguna YouTube misalnya, berhasil memperoleh US$30 ribu (Rp 273 juta) dari pengiklan YouTube. [mdr/inilah]






0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda