Home » » Bawa 1.374 Ekstasi, Oknum TNI AL & Polisi Dibekuk

Bawa 1.374 Ekstasi, Oknum TNI AL & Polisi Dibekuk

Minggu, 30 Mei 2010

Surabaya - Polwiltabes Surabaya mengamankan dua anggota TNI AL yang kedapatan membawa narkoba. Mereka dan 9 tersangka lainnya diciduk berserta barang bukti 1.374 butir Pil Ekstasi.

"Dari penangkapan sembilan tersangka ini, kita berhasil mengamankan 1.374 butir Pil Ekstasi," ujar Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Ike Edwin didampingi Kasat Narkoba AKBP Eko Puji Nugroho di ruang Eksekutif, Minggu (30/5)

Pembongkaran jaringan narkoba antar kota ini berawal dari tersangka Feri yang datang ke rumah Niko Candra di Jalan Kutisari Selatan. Feri datang ke rumah Niko untuk penyelesaian hutang Rp 56,5 juta dan berjanji tanggal 20 Mei menyelesaikannya.

"Namun, saat datang ke rumah Nico, ternyata tersangka Feri ini diam-diam menyelinapkan 5 butir pil ekstasi," kata Ike Edwin.

Setelah itu, tersangka Feri pulang dan tak lama polisi datang menggerebek rumah Nico. Jelas Nico tak terima karena merasa tak memiliki pil ekstasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap pil ekstasi tersebut berasal dari Feri dan Feri lalu ditangkap.

Kepada penyidik, Feri mengaku mendapatkan pil ekstasi tersebut dari Hendrianes. Tak lama Hendrianes berhasil ditangkap. Dan selanjutnya berturut-turut ditangkap Anton, Yoppi Darmawan, Hendra Wijaya, Ida dan Husni Mubarak. "Tersangka Husni Mubarak ini ditangkap pada 23 Nei di hotel Ibis Jakarta Barat. Barang bukti yang kita sita 905 butir pil ekstasi warna merah," terang Ike Edwin.

Dalam pemeriksaan, Husni mengaku mendapatkan pil ekstasi dari Muhammad Nuh yang merupakan anggota TNI AL Jakarta. "Anggota TNI AL tersebut berhasil kita tangkap dan lalu kita serahkan ke POMAL Lantamal III Jakarta," ungkap Kasat Narkoba AKBP Eko Puji Nugroho.

Saat diperiksa, Muhammad Nuh mengaku kalau pil ekstasi tersebut berasal dari Bernart Sapulete yang merupakan pecatan Polri. Seusai ditangkap, Bernart Sapulete diserahkan ke Polres Jakarta Pusat.

Kesembilan tersangka adalah Feri Prawiro Husein (26), warga Manyar Tirtoyoso Selatan; Anton; Hendrianes; Hendra Wijaya alias Titi; Ida; Yoppi Darmawan; Husni Mubaraq; Muhammad Nuh, anggota TNI AL dan Bernart Sapulete, pecatan Polri. [beritajatim/ikl/inilah.com]



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih