Home » » Dibakar Cemburu, Suami Hajar Istri

Dibakar Cemburu, Suami Hajar Istri

Minggu, 29 Agustus 2010

TUBAN - Nasib apes dialami oleh Indah Dwi Ninggsih (23), asal Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Ia terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit Dr Koesma Tuban, karena baru saja dihajar suaminya sendiri sehabis salat di Masjid Agung.

Berdasarkan data yang dihimpun, Minggu (29/8/2010) menyebutkan, jika kejadian bermula saat korban yang bernama Indah habis melakukan salat. Indah berkenalan dengan seorang cowok asal Jombang yang diketahui bernama Rofiq (28).

Kemudian setelah berkenalan dari masjid itu, keduanya berjalan di sekitar kawasan Alun-alun Kota Tuban. Pada saat berjalan berdua dengan laki-laki itu, Indah kepergok dengan Adi Sarpan (30) asal Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, yang tak lain adalah suami korban.

Saat mengetahui istrinya berjalan dengan laki-laki lain, Adi tanpa basi-basi langsung mengamuk dan berusaha menghajar Rofiq.

"Namun saat itu saya berusaha untuk melerai, tapi justru saya yang dihajar suami saya, padahal cowok itu kan cuma teman saya," kata Indah dengan memelas.

Akibat beberapa kali terkena pukulan dari suaminya itu, Indah mengalami luka di bagian kepalanya hingga berdarah. Serta pipinya lebam dan pelipisnya memerah. Sehingga ia harus dirawat di rumah sakit.

"Saya sudah melaporkannya ke polisi, saya tidak terima, karena hubungan kita sudah lama memang sudah tidak cocok lagi," tambahnya perempuan bertubuh kecil itu.

Berdasarkan keterangan dari korban, sebenarnya dirinya juga sudah pernah meminta cerai kepada suaminya itu sekitar 3 bulan lalu. "Alasannya, saya sudah tidak tahan dengan kelakuannya yang sering mabuk-mabukan," tambahnya didampingi Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban.

Sementara itu, Direktur KPR Tuban, Nunuk Fauziah menegaskan, jika korban sebenarnya masih harus menjalani perawatan selama 3 hari di rumah sakit karena kondisinya belum benar-benar sehat.

"Tetapi, pagi tadi dia sudah meminta untuk pulang, karena katanya sudah tidak betah," tegas Nunuk.

Sementara itu, kasus sekarang ini telah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban. "Pelaku penganiayaan itu sekarang sudah kita amankan dan kita periksa di Mapolres Tuban," kata Kasubbag Huma Polres Tuban, AKP Nursento. [air/mut/dul/beritajatim]



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih