Home » » Tabrakan KA di India Tewaskan 65 Orang

Tabrakan KA di India Tewaskan 65 Orang

Jumat, 28 Mei 2010

Bengala - Terjadi tabrakan 2 rangakaian Kereta Rel Listrik (KRL) di Midnapore Barat, Bengala Barat, India. Sedikitnya 65 orang tewas dan 200 lainnya cedera dalam kecelakaan maut itu.

Seperti dilansir BBC, salah seorang pejabat perkereta-apian mengatakan, rangkaian kereta api penumpang tergelincir dari rel di distrik, akibat pelat yang menghubungan kedua rel patah. Beberapa gerbong dalam rangkaian kereta tersebut kemudian menimpa jalur rel, yang sedang dilewati kereta api barang yang melaju dari arah berlawanan.

Sebagian gerbong tampak rusak berat dan banyak penumpang tewas diakibatkan tergencet kereta. "Ledakan menyebabkan 13 gerbong express tergelincir dari rel," kata jurubicara perusahaan KA Soumitra Majumdar.

Saat kecelakaan terjadi, kereta penumpang tersebut tengah melaju dari Mumbai menuju Kota Kolkata, di belahan timur India, di distrik Midnapore Barat, negara bagian Bengala Barat.

"Gerbong-gerbong tadi kemudian menimpa rel lain, kereta barang di jalur itu kemudian menabrak beberapa gerbong,'' kata Majumdar.

Tim relawan penolong masih belum bisa memasuki gerbong-gerbong yang tergelincir, di mana banyak penumpang dikhawatirkan terkurung di dalamnya. Kendala lain yang dialami, kawasan tempat terjadinya kecelakaan itu tak

memiliki cukup peralatan untuk memotong besi, untuk memudahkan proses evakuasi korban.

Sebagian tenaga darurat yang dikirim ke lokasi mencakup 12 dokter dan 20 paramedis dari Kharagpur, dan 2 dokter dari pangkalan udara Kalaikunda di distrik, lapor koran setempat.

Kawasan tempat kedua kereta itu bertabrakan dikenal sebagai basis pemberontak Maois, sehingga muncul dugaan bahwa kecelakaan KRL yang menelan puluhan korban jiwa itu karena sabotase. Namun para pejabat setempat

menytakan masih terlalu dini, untuk menyatakan orang-orang Maois bertanggung jawab atas insiden ini.

Pemberontak Maois dalam beberapa bulan terakhir mengencar serangan, sebagai reaksi atas operasi keamanan yang dilancarkan pemerintah India, untuk menggusur mereka dari pangkalan-pangkalan mereka di belantara.

Mereka menyerang polisi, bangunan pemerintah dan infrastruktur, termasuk stasiun KA. Awal bulan ini mereka meledakkan bus di negara bagian Chhattisgarh, menewaskan 35 orang.

Perdana Menteri India Manmohan Singh menggambarkan pemberonntakan Maois, sebagai tantangan keamanan dalam negeri terbesar bagi negaranya.

Sebagaimana diketahui, insiden kereta api hari Jumat pagi ini terjadi, setelah sebuah pesawat penumpang menghunjam tanah di India selatan, dan menewaskan 158 orang. [laz/bar/inilah.com]



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih