Jakarta - Sepak bola ternyata tak hanya berurusan dengan permainan di lapangan. Di turnamen sebesar Piala Dunia, banyak aktivitas di luar stadion yang tak boleh dilakukan oleh para pemain. Setiap negara punya aturan berbeda, mulai larangan berhubungan intim sampai bersosialisasi di internet.
Jika dilihat alasan munculnya larangan-larangan itu, bisa dimaklumi bahwa setiap pelatih tim nasional menginginkan para pemainnya mematuhi aturan tersebut demi hasil terbaik bagi timnya. Melakukan hubungan seks, misalnya, akan sangat menguras tenaga pemain saat di lapangan.
Bagaimana dengan pemakaian situs jejaring sosial Twitter ataupun Facebook, bukankah tidak menguras tenaga? Memang benar, tetapi aktivitas ini juga dapat memengaruhi konsentrasi pemain. Pelatih Inggris Fabio Capello, misalnya, sangat ketat menerapkan aturan ini. Bagi Capello, pemain harus memanfaatkan setiap waktu untuk memikirkan lawannya di pertandingan berikutnya. Kehilangan waktu barang sebentar pasti bisa membuyarkan fokus pemain terhadap instruksi yang sudah ditanamkan sang pelatih saat latihan.
Tidak hanya Inggris yang menerapkan peraturan tegas seperti itu. Negara-negara lain juga punya batasan-batasan tertentu untuk menjaga para pemainnya agar tetap berkonsentrasi pada turnamen. Berikut ini beberapa negara yang menerapkan larangan terhadap para pemainnya selama Piala Dunia berlangsung.
Spanyol
- Larangan bermain Twitter/Facebook
Inggris
- Larangan berhubungan seks sebelum tanding, boleh kencan setelah tanding
- Larangan berkumpul dengan istri atau pacar
- Larangan bermain Twitter/Facebook
- Larangan negosiasi transfer
Argentina
- Boleh berhubungan seks asal bukan pada hari tanding
- Larangan merokok
- Larangan minum minuman keras
- Larangan makan cokelat
Brasil
- Bolehkan seks, cokelat, dan es krim
- Bolehkan Twitter (*)
(kompas.com)
Home » Olah Raga » Piala Dunia, Seputar Seks hingga Facebook
Piala Dunia, Seputar Seks hingga Facebook
Sabtu, 29 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda