Home » » Gadis Cantik Rusia Tewas Dibom

Gadis Cantik Rusia Tewas Dibom

Kamis, 27 Mei 2010

Moskwa - Pihak berwenang Rusia, Kamis (27/5/2010), akan melancarkan serangan balik setelah satu ledakan bom menewaskan tujuh orang di Stavropol, beberapa menit sebelum pagelaran tari Chechnya digelar pada Rabu malam.

Sebuah bom yang diletakkan dalam sebuah karton jus meledak dekat pusat kebudayaan ketika warga lokal berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan kelompok tarian-tarian rakyat Chechnya yang terkenal itu.

"Pada Kamis pagi, korban tewas meningkat menjadi tujuh orang, termasuk seorang gadis berusia 12 tahun, dan 33 orang lainnya tetap dirawat di rumah sakit. Banyak di antara mereka berada dalam kondisi gawat," kata para pejabat.

Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, tetapi para pejabat mengatakan, mereka yang tidak menginginkan perdamaian di Kaukasus tidak akan berhasil.

Stavropol, yang terletak di ujung utara Kaukasus, jarang terjadi serangan berdarah yang merupakan ciri perang gerilyawan yang meningkat antara pasukan Rusia dan kelompok separatis.

"Ini adalah satu provokasi yang berani," kata gubernur daerah itu, Valery Gayevsky, dalam pernyataan yang dikeluarkan pemerintahnya.

"Ada orang-orang yang ingin menggoyahkan hubungan persahabatan antara rakyat dan republik-republik. Kekuatan-kekuatan ini tidak menginginkan ketenangan di Kaukasus, tetapi kami akan melumpuhkan mereka," katanya.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menuduh musuh-musuh Rusia atas ledakan itu. Penyelidik penting Rusia, Alexander Bastrykin, bertolak ke Stavropol untuk mengawasi langsung penyelidikan itu.

Rusia memerangi aksi perlawanan warga Muslim di Kaukasus Utara dan serangan-serangan teror di republik-republik Chechnya, Ingushetia, dan Dagestan hampir terjadi setiap hari.

Yekaterima Danilova, seorang pejabat dalam komite penyelidik regional, mengatakan, para penyelidik sedang mempertimbangkan beberapa teori, termasuk terorisme dan usaha-usaha untuk meningkatkan kebencian etnik di kota itu.

Ia mengatakan, 41 orang cedera akibat ledakan itu. "Kami telah bekerja sepanjang malam," kata Danilova kepada AFP dan menambahkan, hampir 70 orang sudah diperiksa sehubungan dengan ledakan itu.

(kompas.com)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih