Jakarta – CEO Apple Steve Jobs mengritik tajam software multimedia populer Flash milik Adobe, dengan menyebut tidak handal dan melemahkan perangkat mobile sehingga meningkatkan eskalasi di antara dua perusahaan.
Dalam manifesto hampir 1700 kata dengan judul ‘Thoughts on Flash’, Jobs menumpahkan komplain tentang teknologi itu, mempertanyakan keamanan, penangangan teknis dan manajemen tenaga dari Flash.
“Flash merupakan bisnis yang sukses bagi Adobe dan kami dapat mengerti mengapa mereka ingin mendorongnya melampaui PC,” ujarnya.
“Tetapi era mobile merupakan perangkat dengan tenaga yang minim, fitur antara muka dengan layar sentuh dan standar web terbuka, sebuah area di mana Flash tidak bisa memenuhi.”
Jobs menyampaikan Flash tertutup karena sistem tersebut milik Adobe, yang mengontrol segalanya dari fitur hingga harganya. Padahal hal yang sama dilakukan dalam layanan dan produk Apple, seperti toko aplikasi App Store dan iTunes.
Games dan video berbasis Flash banyak ditemukan di situs internet, tetapi Apple tidak mengizinkan Flash ada di iPhone dan iPad.
“Adobe telah memberikan karakter dalam keputusan kami sebagai penentu bisnis utama, mereka mengatakan ingin melindungi App Store milik kami, tetapi pada kenyataannya hal tersebut berbasis kepada teknologi. Adobe mengklaim bahwa kami adalah sistem tertutup dan Flash terbuka, tetapi faktanya adalah kebalikannya yang benar,” ujar Jobs.[ito/INILAH.COM]
Home » Techno » CEO Apple Steve Jobs Mengritik Tajam Software Flash Milik Adobe
CEO Apple Steve Jobs Mengritik Tajam Software Flash Milik Adobe
Minggu, 02 Mei 2010Tags:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda