VIVAnews - Informasi adanya dugaan uang pelicin sebesar Rp 11 miliar dari PT Pelindo untuk memuluskan pembongkaran makam Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad alias Mbah Priok ditanggapi serius Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono.
Bambang sempat menyinggung masalah ini saat pertemuan dengan tokoh masyarakat Jakarta Utara.
Pertemuan berlangsung di kantornya, Sabtu 17 April 2010 siang tadi. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Asisten Tata Praja Ciptono, Kesbangpol Darwis M Aji, dan Asisten PLH Seko Yuliadi, masalah uang pelicin ini sempat ditanyakan para tokoh masyarakat yang hadir. Ada 12 pertanyaan yang berhasil dihimpun.
Elemen masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Pancasila, Himpunan Mahasiswa Islam, Front Pemuda Jakarta Utara dan organisasi pemuda dan masyarakat lainnya di Jakarta Utara.
Saat menjawab pertanyaan soal dugaan uang Rp 11 miliar dari Pelindo yang menjadi latar belakang pembongkaran makam. Bambang sempat menjawab meski tidak rinci.
"Dana itu turun langsung ke pasukan. Jadi tidak ada di luar pasukan yang menerima," kata Bambang. Namun Bambang tidak menjelaskan pasukan yang dimaksud, apakah Satpol PP atau aparat lainnya. Dia juga tidak menyebutkan besarnya dana.
Bambang hanya meminta semua yang hadir dalam pertemuan itu menunggu hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta kasus Mbah Priok. "Untuk lebih jelas kita tunggu hasilnya (penyelidikan)," kata dia.
Usai pertemuan, Bambang menolak menjawab pertanyaan wartawan seputar uang Rp 11 miliar tersebut. Ia memilih bungkam. (ary)
Home » News Update » Walikota Jakut Jelaskan Dana Rp 11 Miliar
Walikota Jakut Jelaskan Dana Rp 11 Miliar
Sabtu, 17 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda