VIVAnews - Anas Urbaningrum semalam, Kamis 15 April, mendeklarasikan diri maju dalam perebutan kursi Partai Demokrat-1. Anas maju ke perebutan kursi Ketua Umum Partai Demokrat melalui Kongres II pada 21-23 Mei di Bandung, bersaing dengan Marzuki Ali dan Andi Mallarangeng.
Beberapa tokoh pendiri Partai Demokrat tampak memenuhi tempat deklarasi di Hotel Sultan, Jakarta. Mereka di antaranya, pendiri partai Irsan Tanjung, Budi Santoso, dan Ketua Tim Sukses Anas, Ahmad Mubarok.
Namun, hingga acara berakhir, keluarga Susilo Bambang Yudhoyono tidak ada yang terlihat. Padahal, Anas mengaku majunya dia dalam perebutan kursi ketua umum ini telah mengantongi restu dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY.
Demikian dengan Edhie Baskoro. Putra bungsu Presiden SBY ini juga tak tampak. Selain menjadi anggota DPR, Ibas, panggilan Edhie saat ini menjabat Ketua Departemen Kaderisasi di bawah Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi DPP Partai Demokrat.
Ketua Umum PAN Hadi Utomo juga tidak tidak terlihat. Rupanya, Hadi Utomo batal datang karena sakit. "Ketua Umum sedang pasang ring (operasi pemasangan ring) dan sakit, beliau kirim salam. Meski tidak hadir, hatinya ikut hadir di sini," kata Ahmad Mubarok saat memberikan sambutan deklarasi.
Berbeda dengan Max Sopacua. Meski dia sebagai ketua tim sukses Marzuki Alie, Max terlihat menghadiri deklarasi. Max datang dan duduk sebaris dengan Ruhut Sitompul, Sultan Bhatoegana, Taufik Effendi, Ahmad Mubarok. Max mengaku hadir karena diundang tim sukses Anas.
"Saya memenuhi undangan resmi dari Anas sebagai Ketua Fraksi Demokrat," kata dia.
Max menambahkan, kehadirannya dalam deklarasi Anas merupakan salah satu nilai yang telah digariskan dalam tubuh pengurus Partai Demokrat.
Home » Politik » Keluarga SBY Tak Tampak di Deklarasi Anas
Keluarga SBY Tak Tampak di Deklarasi Anas
Jumat, 16 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Tuliskan Komentar Anda