Home » » Gara-gara Hina Raja di Facebook, Seorang Pria Thailand Ditangkap

Gara-gara Hina Raja di Facebook, Seorang Pria Thailand Ditangkap

Jumat, 30 April 2010

Bangkok - Pihak berwenang Thailand menahan dan mendakwa seorang simpatisan kelompok anti pemerintah "Baju Merah" karena dituduh menghina keluarga kerajaan di Facebook, demikian polisi Thailand, Jumat.

Wipas Raksakulthai (37) ditangkap di rumahnya di provinsi selatan negara itu Rayong, Kamis, karena tuduhan melanggar UU keamanan nasional setelah memposkan pesan di jejaring sosialnya itu bulan lalu.


Wipas telah memposkan pesan yang tidak pantas dan melanggar keamanan nasional dengan menghina kerajaan di Facebook tanggal 19 Maret," demikian badan reserse dan kriminal polisi Thailand.

Pernyataan itu juga menyebut tersangka terbukti menjadi pendukung gerakan "Baju Merah" yang menduduki sejumlah wilayah utama ibukota Thai Bangkok dalam upaya memaksa pemilu dipercepat, namun sang pria membantah telah menghina kerajaan.

Konten internet diawasi karena mengkritik keras Raja Thailand yang menikmati status semi suci dari banyak warga negara itu. Internet diawasi ketat sejak 'Baju Merah' mulai melakukan aksi anti pemerintah pada 2006.

Lebih dari 6.200 laman telah dibredel sejak 2007 karena tuduhan menghina keluarga kerajaan.

Raja Bhumibol Adulyadej, yang berhasil menciptakan stabilisasi selama enam gonjang ganjing plitik selama berdekade-dekade sepanjang dia bertahta, dirawat di rumah sakit sejak September lalu.

Di Thailand siapapun boleh mengajukan tuduhan mengancam keamanan nasional, dan polisi wajib menyelidikinya.

Belum lama di minggu ini pemerintah Thai menuduh sejumlah anggota gerakan Baju Merah tengah berupaya melengserkan kerajaan, termasuk dua mantan perdana menteri.

Di bawah hukum kriminal Thai, menghina kerajaan atau anggota keluarga kerajaan bisa dipenjarakan sampai 15 tahun.

"Baju Merah" yang menginginkan pemilu dipercepat untuk mengganti pemerintahan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva, rutin bentrok dengan pasukan keamanan selama pendudukan sejumlah sudut kota pada bulan lalu.

Banyak anggota kelompok "Baju Merah" berasal dari daerah miskin Thailand dan kalangan pekerja perkotaan. Mereka menuntut kembalinya mantan PM Thaksin Shinawatra, yang digulingkan oleh kudeta 2006 dan kini hidup di luar negeri untuk menghindari penjara karena melakukan korupsi. (*)
Ruuters/jafar/ANTARA News



Berita Terkait



1 komentar:

Unknown mengatakan...

Halo, saya Rasheeda Muhammad dari Indonesia, dan saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memperingatkan semua orang di sini untuk berhati-hati dari semua pemberi pinjaman pinjaman yang menimbulkan menjadi nyata. Mereka semua penipuan dan palsu dan niat mereka adalah untuk merobek Anda dari uang Anda sulit diperoleh. Saya telah menjadi korban pinjaman perusahaan ini tetapi tidak ada yang mampu memberikan pinjaman saya mencari sampai aku datang di Ibu Amanda Amanda Badan Kredit. Dia menawarkan saya pinjaman pada tingkat bunga yang terjangkau dari 2% dengan hanya beberapa formalitas dan requirements.After saya bertemu dengan persyaratan dan kondisi perusahaan, pinjaman saya disetujui dan saya sangat mengejutkan, itu ditransfer ke rekening bank saya dalam waktu kurang dari 24 jam. Anda dapat menghubungi Ibu Amanda melalui emailnya amandaloan@qualityservice.com dan Anda juga dapat menghubungi saya di rasheedamuhammad10@gmail.com saya email saya hanya bersaksi Ibu Amanda akan baik dan bantuan yang diberikan kepada dia saya dan keluarga saya dan saya juga ingin Anda menjadi penerima manfaat dari tawaran pinjaman nya.

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih