Home » » Wanita Pembajak Asal Somalia Dihukum 9 Tahun Penjara

Wanita Pembajak Asal Somalia Dihukum 9 Tahun Penjara

Jumat, 27 Agustus 2010

WKRnews - Seorang wanita Somalia yang mencoba membajak sebuah pesawat kecil di Selandia Baru tahun 2008 dihukum penjara sembilan tahun.

Dalam insiden pembajakan serupa pertama di Selandia Baru, Asha Ali Abdille, 36 tahun, membawa tiga bilah pisau ke dalam pesawat dan mencoba memaksa pilot agar terbang ke Australia.

Ketika diberitahu bahwa pesawat itu kurang bahan bakar, dia menuntut pesawat diarahkan ke laut.

Pesawat itu mendarat selamat di kota Christchurch dan dia diringkus kru pesawat.

Abdille, yang berstatu pengungsi, mendekati pilot sekitar 10 menit setelah pesawat lepas landas dan mengatakan dia membawa dua bom, lapor koran terbitan Christchurch, The Press.

Dia nyaris menyebabkan pesawat yang tengah menjalani penerbangan domestik itu jatuh setelah dia mengotak-atik kontrol pesawat.

Ketika tuntutannya agar jalur penerbangan pesawat dialihkan, dia menyerang pilot dan penumpang, dan bersikukuh pesawat 19 tempat duduk itu terjun ke laut.

Tujuh penumpang bertahan di tempat duduk mereka lapor The Press.

''Mereka ketakutan dan beberapa penumpang menangis,'' kata pilot. ''Dia mengatakan kami semua akan mati nanti. Dia tidak mengatakan bagaimana itu akan terjadi,'' tulis koran tersebut.

Seorang penumpang perempuan menggambarkan Abdille tampak resah dan marah. ''Dia kadang-kadang sangat marah, kadang-kadang tampak ketakutan, kadang-kang menangis dan menghapus air matanya,'' tuturnya.

Si pilot harus menjalani pembedahan untuk menyambungkan kembali urat, otor dan syaraf kedua tangannya yang putus akibat sabetan pisau.

Abdille telah bermukim di Blenheim selama lima tahun, dan bekerja di perkebunan anggur.

Dia sudah pernah dinyatakan bersalah atas tuduhan mengancam akan menyiramkan bensin ke seorang anggota Palang Merah di Wellington, dan melemparkan kotoran manusia ke polisi di Hastings. Dia juga dibebaskan bersyarat atas pelanggaran hukum lain.

Keadaan kesehatan jiwanya dipertimbangkan dalam penetapan hukuman, kata Hakim Christine French.

Tidak jelas alasan wanita Somalia tersebut ingin mengubah tujuan penerbangan ke Australia. Pesawat tersebut tengah menerbangi jalur domestik Blenheim ke Christchurch.

Insiden ini mendorong aparat meninjau pengamanan di penerbangan domestik di Selandia Baru. Pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang diperketat.(bbc)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih