Home » » Istanbul Kota Warisan Budaya Dunia yang Terancam

Istanbul Kota Warisan Budaya Dunia yang Terancam

Senin, 30 Agustus 2010

ISTANBUL - Status Istanbul sebagai kota warisan budaya dunia terancam karena banyak warisan arsitektur di kota itu terbengkalai.

Organisasi kebudayaan PBB UNESCO memperingatkan akan menempatkan Istanbul yang sekarang masuk dalam daftar World Heritage ke dalam daftar Endangered Heritage atau warisan dunia yang terancam.

Istanbul seharusnya sudah masuk daftar terancam tetapi tertolong oleh lobi yang dilakukan pemerintah Turki pada saat-saat terakhir.

Selain itu Istanbul juga merupakan satu dari tiga kota budaya Eropa untuk tahun 2010, jadi akan sangat dipermalukan apabila dimasukkan dalam daftar Endangered Heritage.

Sebetulnya obyek-obyek wisata utama kota Istanbul masih dalam kondisi bagus dan mendapat perawatan yang memadai.

Katedral Hagia Sophia yang dibangun pada abad ke-6, diubah menjadi masjid dan oleh Kemal Attaturk kemudian dijadikan museum, baru saja selesai menjalani renovasi selama 16 tahun.

Mosaik kuno yang sebelumnya tertutup oleh struktur perancah (scaffolding) sekarang sudah terlihat lagi keindahannya.

Masjid Suleymaniye karya arsitek zaman Turki Usmani, Sinan, juga sedang menjalani renovasi besar-besaran dalam usianya yang sudah mencapai empat setengah abad.

Yang menjadi persoalan bagi UNESCO adalah ketika Istanbul mendapat status World Heritage pada tahun 1985, kawasan di sekitar obyek-obyek wisata terkenal seperti jalan bebatuan dan rumah kayu yang ada di di kota itu, juga termasuk dalam kategori warisan dunia.

Warga Istanbul di masa lalu membangun rumah kayu karena lebih tahan terhadap gempa bumi.

Banyak rumah kayu itu tidak ditempati dan keropos, misalnya di daerah dekat Masjid Suleymaniye dan di dekat gereja zaman Byzantium bernama Kristus Pantokrator.

Saya mendatangi salah satu rumah yang baru mulai direnovasi.

Mandor bangunan itu mengatakan sang pemilik rumah, seorang arsitek, sangat ingin segera membenahi rumahnya tapi harus menunggu 10 tahun untuk mendapat izin dari pemerintah kota.

Seorang aktivis yang selama bertahun-tahun berusaha menyelamatkan bangunan kayu di Istanbul, Emine Erdogmus, mengajak saya ke kawasan Zeyrek yang merupakan salah satu daerah yang dilindungi.

Dia menunjukkan tanah kosong yang sebelumnya merupakan lokasi rumah-rumah kayu yang sudah dirobohkan.

Ada juga rumah kayu yang dari luar terlihat baru dicat, tetapi di dalamnya ternyata sudah diubah menjadi rumah tembok.

"Mereka mengira dengan merobohkan rumah dan membuat duplikat, hasilnya akan lebih bagus dari yang asli. Itu tidak mungkin, tujuan renovasi seharusnya sederhana saja, yaitu menyelamatkan bangunan-bangunan bersejarah," kata Erdogmus.

Walikota Fatih, salah satu kawasan di Istanbul, Mustafa Demir, mengakui kelemahan pemerintah tetapi juga menyalahkan para pemilik rumah yang membiarkan rumah mereka terlantar.

Menurut Demir banyak rumah-rumah itu tidak ditempati pemiliknya sehingga ditinggali oleh pemukim liar yang tidak peduli dengan kondisi rumah.

Pemerintah Istanbul juga dikritik UNESCO karena membangun sebuah jembatan di Teluk Tanduk Emas yang tiang pancangnya merusak siluet Masjid Suleymaniye.

UNESCO dilaporkan meminta pemerintah Istanbul melakukan studi dampak lingkungan dengan batas waktu bulan Oktober, kalau tidak Istanbul akan masuk daftar warisan yang terancam.(bbc)



Berita Terkait



0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda

 
 

Photo Kegiatan

Demo di Kejaksaan Madiun Kota
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9
Tim Pendakian Gunung WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6 Photo 7 Photo 8 Photo 9 Photo 10 Photo 11 Photo 12
Launching WKR
Photo 1 Photo 2 Photo 3 Photo 4 Photo 5 Photo 6

Gallery


 

Komentar Pembaca

Kategori

Artikel (38) Daerah (310) Ekonomi (139) Gaya Hidup (69) Hukum dan Kriminal (388) Info Hukum (42) Internasional (336) Jagat Jungkir Balik (97) Kesehatan (112) Korupsi News (132) Lokal Madiun (190) News Update (617) Olah Raga (177) Otomotif (38) Pendidikan (79) Politik (171) Selebriti (332) Serba-Serbi (208) Techno (183) Tips (36)

Followers

Disclaimer

wakoranews.blogspot.com tidak mempunyai file hosting pada server ini. Semua isi hosting ada pada situs web pihak ketiga. wakoranews.blogspot.com tidak bertanggung jawab untuk seluruh materi web pihak ketiga baik berupa gambar atau teks dan tidak memiliki keterlibatan di download / upload, kami hanya posting materi yang tersedia di internet dan juga kami tidak merubah sumber yang menerbitkannya. Apabila ada yang keberatan, kami akan menghapus posting yang menjadi claim.

=================================================

PERHATIAN : Semua gambar yang diposting di www.wakoranews.co.ccc hanyalah ILUSTRASI apabila ada yang keberatan kami akan menghapusnya. Terima kasih